-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Lapor.go.id
pui-balittri
TV-TANI
WBS
Sigap UPG
Saber Pungli
SKM
PPID
WBK
perpus_digital
satu-layanan
Ejurnal
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 104 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1290345
Adopsi Teknologi Perbenihan Guna Dongkrak Komoditas Perkebunan Daerah PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Selasa, 17 September 2019 15:30

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai Ir. Hj. Marwatiah bersama jajarannya melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Selasa (17/9). Kunjungan ini sebagai upaya memantapkan pengembangan komoditas perkebunan di Kabupaten Sinjai. Bertempat di ruang rapat Balittri, rombongan pun diterima langsung oleh Dr. Ir. Samsudin, M.Si selaku Kasie Yantek dan Jaslit.

Tanpa berlama-lama rombongan langsung menuju Kebun Percobaan Agrowidya Wisata Ilmiah (AwWI) yang berjarak tidak jauh dari kantor utama Balittri.  Selain melihat display perbenihan kopi, di lokasi ini mereka berdiskusi mengenai budidaya yang baik baik pada tanaman kopi maupun kakao. Dengan demikian, mereka dapat menyampaikan kembali kepada petani secara langsung di daerah. Sebab, dengan budidaya yang efektif dan efisien maka peningkatan produktivitas pada tanaman perkebunan pasti akan terwujud.

Selanjutnya rombongan pun beranjak melihat proses pengolahan kopi dan kakao. Ir. Hj. Marwatiah pun berdiskusi tentang cara meningkatkan kualitas dan cita rasa pada kopi. Dirinya juga mengungkapkan bahwa Balittri sungguh luar biasa. Kami akan adopsi apa yang sudah kami lihat di Balittri untuk di sampaikan kepada petani di Sinjai. “inilah yang diinginkan masyarakat Sinjai”, ungkapnya.

Produktivitas dan kualitas tanaman perkebunan nasional masih berpotensi untuk ditingkatkan dengan  melakukan perbaikan metode budidaya kepada petani langsung. Dewasa ini pun, kopi nusantara telah mendunia. Melalui kunjungan ke Balittri, diharapkan dapat membantu mendongkrak potensi perkebunan daerah, khusunya untuk komoditas kopi dan kakao. Semoga!

 

Artikel terkait