-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
Lapor.go.id
SKM
Saber Pungli
perpus_digital
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Kalender Tanam
TV-TANI
WBK
Sigap UPG
pui-balittri
PPID

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 14 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1197004
Bimtek Kopi : Dari Kebun Sampai ke Cangkir PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Jumat, 27 September 2019 07:30

Kamis, (26/9) merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komoditas Tanaman Kopi yang diselenggarakan oleh Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri). Seperti hari sebelumnya, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan hama dan penyakit, pengenalan biopestisida, proses pascapanen, yang disampaikan oleh peneliti di Balittri. Selain itu, peserta mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai Kopi Bisang yang cita rasanya tak kalah dibandingkan dengan Kopi Luwak. Beranjak dari pembekalan materi di ruangan, peserta bergegas menuju Kawasan Taman Science Park (TSP) Agrowidya Wisata Ilmiah (AwWI) yang terletak di Kebun Percobaan (KP) Pakuwon.

Semerbak harum caramel sudah mulai tercium dari kejauhan. Rupanya wangi tersebut menguar dari mesin sangrai kopi yang ada ruang pengolahan kopi. Pak ejem, sang operator sudah siap menyambut kehadiran peserta bimtek komoditas kopi. Sambil sesekali ia menarik pipa coklat di mesin sangrai untuk memeriksa kematangan kopinya. Puluhan peserta pun bergegas menuju sumber aroma yang sudah mulai tercium dari kejauhan.

Untuk menghasilkan cita rasa kopi yang istimewa, tentulah sangat bergantung pada proses pascapanennya. Pengolahan kopi yang tepat mulai dari teknik pengupasan, penjemuran, penyangraian hingga penyimpanannya. Masih di kawasan TSP, peserta melihat secara langsung proses pegolahan kopi dari hulu hingga hilir. Hingga pada akhirnya kegiatan bimtek ini berakhir di sebuah kafe sambil menikmati secangkir kopi dan bercengkrama dengan sesama peserta.

Helviani seorang Professional Assessment Inkubator Bisinis Teknologi yang juga peserta bimtek mengungkapkan kegiatan Bimtek ini sangat komplit. Peserta dikenalkan dengan kopi bukan sekedar produk jadinya saja, melainkan hulunya juga. Menurutnya, terlebih lagi saat peserta diperlihatkan langsung dikawasan TSP ini. “TSP ini bukan hanya sebagai pusat riset bagi peneliti-peneliti, melainkan bagian dari Spin-off karena sudah ada pengembangan bisnisnya, telebih lagi keberadaan Café di Kawasan ini, menurut saya sangat awesome”, tuturnya.

Tren minum kopi semakin berkembang di Indonesia. Kini, budaya “ngopi” bukan saja sebagai penghilang rasa kantuk. Lebih dari itu, minum kopi sudah menjadi gaya hidup. Menjalar disemua kalangan, kopi telah memikat semua usia, mulai dari tua hingga muda. Peluang bisinis kopi pun menjadi naik daun di berbagai daerah, dalam kurun waktu terakhir ini. Melalui kegiatan Bimtek Komoditas Tanaman kopi, diharapkan dapat menambah wawasan bagi masyarakat untuk lebih mengenal kopi dari kebun sampai ke cangkir.

 

Artikel terkait