Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
SKM
WBK
Kalender Tanam
perpus_digital
Saber Pungli
Ejurnal
Lapor.go.id
satu-layanan
TV-TANI
Pakar Kopi
WBS
pui-balittri
PPID
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 33 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1477379
Pre FGD Multistakeholder oleh CSP di Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Mahardika Puspitasari   
Jumat, 29 November 2019 08:32

Cocoa Sustainability Partnership (CSP) merupakan sebuah forum yang beranggotakan berbagai macam stakeholder baik dari lembaga pemerintah, universitas maupun perusahaan swasta yang bergerak dalam pengembangan komoditas kakao di Indonesia. Balittri sebagai salah satu lembaga pemerintah yang memiliki mandat menangani komoditas kakao juga turut menjalin kerjasama dengan CSP dalam bidang pemuliaan tanaman varietas kakao. Dalam rangkaian kerjasama dengan CSP, pada hari Kamis tanggal 28 November 2019, Balittri menerima rombongan peserta pre FGD yang terdiri dari perwakilan beberapa lembaga antara lain Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka), Universitas Hasanudin, PT. Mondelez, PT. Mars dan dari CSP sendiri.

Selain perwakilan dari masing masing lembaga tersebut, acara pre FGD Persiapan Logistik Benih Perkebunan juga dihadiri oleh peneliti dan calon peneliti Balittri. Acara dibuka oleh Kepala seksi pelayanan teknis dan jasa penelitian Balittri Dr. Ir. Samsudin, M.Si. kemudian dilanjutkan dengan pengantar oleh Wahyu Wibowo selaku Direktur Eksekutif CSP. Setelah memahami maksud dan tujuan dilaksanakan pre FGD tersebut, masing masing lembaga berkesempatan pemaparkan hasil penelitian dan usulannya dalam rangka pemenuhan penyediaan benih untuk program Logistik Benih mendatang. Pemaparan pertama oleh peneliti dari Balittri. Ilham N.A. Wicaksono, SP., M.Si yang menyampaikan hasil penelitian terkait dengan perbenihan. Kemudian dilanjutkan presentasi oleh narasumber dari lembaga lain. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh moderator dari CSP.

Diskusi berlangsung efektif dan hangat. Masing masing lembaga mengutarakan pendapat dan pandangan mengenai rencana program pemerintah terkait logistik benih 500 juta. Setelah melalui tahapan diskusi yang cukup panjang, acara ditutup dengan pemaparan hasil rekomendasi oleh direktur CSP. Hasil rekomendasi inilah yang nantinya akan dijadikan bahan presentasi dalam FGD yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2019 mendatang.

Kerjasama multistakeholder saat ini diketahui sebagai sebuah terobosan yang cukup efektif dalam pembangunan. Peran penting masing masing pihak merupakan satu keunggulan dari adanya kerjasama semacam ini. Sebagai lembaga penelitian milik pemerintah yang memiliki kewenangan khusus dalam pengembangan varietas kakao, Balittri berperan mengawal proses pendaftaran dan pelepasan varietas kakao yang diusulkan oleh tim. Mendukung kemajuan budidaya kakao dan menyejahterakn petani kakao di Indonesia merupakan harapan seluruh pihak yang turut hadir dalam pre FGD tersebut serta menjadi harapan kita semua. Mari lakukan yang terbaik untuk kesejahteraan petani Indonesia.

 

Artikel terkait