Warning: Wrong parameter count for array_unique() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1111

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1112
Agriculture War Room Balitbangtan : Menuju Pertanian 4.0
Agriculture War Room Balitbangtan : Menuju Pertanian 4.0 Cetak
Berita Internal
Oleh Mahardika   
Senin, 09 Desember 2019 07:30

Agriculture War Room (AWR) merupakan terobosan yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sebagai percontohan menuju Pertanian 4.0. Metode pelaksanaan AWR ini yaitu dengan mengkoneksikan AWR di daerah dengan di kantor pusat melalui jaringan online. Dalam mendukung metode ini, di setiap daerah disediakan CCTV dan koneksi yang bagus sehingga kegiatan diskusi dan control dapat terlaksana secara cepat dan tepat.

Kamis, 5 Desember 2019 dari Ruang Pertemuan lantai 2 Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Kepala Sub Bagian Tata Usaha Mansurudin, SE menghadiri kegiatan Uji Coba AWR yang dilaksanakan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kepala Badan Litbang Fadjry Jufry melalui teleconference. Selain Menteri Pertanian, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Litbang Petanian di Kampus Pertanian Cimanggu Bogor ini dihadiri oleh Kepala Balai dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha dari beberapa wilayah di Indonesia. Kegiatan Uji Coba yang berlangsung selama 2 jam ini berjalan dengan lancar. Masih terdapat beberapa catatan untuk penyempurnaan pelaksanaan metode ini, namun ini merupakan awal yang baik menuju Pertanian 4.0.

Pada kesempatan ini Mentan Syahrul Yasin Limpo menyampaikan arahannya kepada seluruh peserta yang hadir untuk turut mendukung program ini. Program pertama yang akan dilaksanakan menggunakan metode ini adalah Komando strategis pembangunan pertanian di kecamatan (Konstra Tani Kementrian Pertanian). Semua pihak berharap metode ini dapat menjadi terobosan yang meminimalisir beberapa kendala dan hambatan yang biasa muncul sehingga keputusan dapat diambil secara cepat dan tepat sasaran. Jayalah terus pertanian Indonesia!