Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
SKM
WBK
Kalender Tanam
perpus_digital
Saber Pungli
Ejurnal
Lapor.go.id
satu-layanan
TV-TANI
Pakar Kopi
WBS
pui-balittri
PPID
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 27 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1477285
Inovasi di Tengah Pandemi Covid-19 PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Selasa, 28 April 2020 09:24

Ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda hampir secara merata di berbagai daerah, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) tak berhenti melakukan berbagai inovasi. Sebagai upaya membantu percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19, tim Peneliti Balittri mulai akhir maret lalu memproduksi bioetanol yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer.

 

Tim bioetanol yang dikomandoi oleh Peneliti Ahli Utama Balittri Ir. Dibyo Pranowo beserta rekan peneliti lainnya seperti Eko Heri Purwanto, S.TP., M.Sc., dan juga Nendyo Adhi Wibowo, M.Biotech telah bekerja keras dengan waktu yang cukup singkat memproduksi sebanyak 2000 liter bioetanol. Dengan memanfaatkan 2 alat destilasi berkapasitas 200 liter/harinya sehingga dapat menghasilkan bioetanol dengan kisaran kadar alcohol mencapai 90%.  Serangkaian uji coba laboratorium juga telah dilakukan untuk memastikan bahwa etanol ini aman dan siap digunakan untuk masyarakat.

 

Alat Destilasi

Bioetanol yang dikembangkan berasal dari berbagai komoditas yang terbukti dapat menghasilkan bio etanol seperti ketela pohon dan molase / tetes tebu. Selain itu, produk ini diformulasikan dengan berbagai varian minyak atsiri untuk menambah aroma yang khas aromatic untuk menjadi hand sanitizer. Bioetanol yang diproduksi kemudian akan didistribusikan kepada seluruh unit kerja lingkup Kementerian Pertanian untuk  membantu ketersediaan bahan baku pembuatan antiseptic atau hand sanitizer. Dengan demikian hand sanitizer tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat.

Kepala Seksi Pelayanan Teknis dan Jasa penelitian (Ka.Sie Yantek) Dr. Ir. Samsudin, M.Si menegaskan bahwa bioetanol yang diproduksi ini tidak diperjualbelikan. “Pemanfaatannya diperuntukkan untuk masyarakat, namun untuk mekanisme distribusi harus mengikuti arahan langsung Kepala Badan Litbang Pertanian”. Ia menambahkan melalui inovasi ini, Balittri dapat berkontribusi  dalam  upaya strategis Kementerian Pertanian untuk mengantisipasi Penyebaran Covid-19.