Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
LPSE
WBK
Pakar Kopi
perpus_digital
Ejurnal
pui-balittri
PPID
WBS
satu-layanan
baittri-siap-zi
Lapor.go.id
Saber Pungli
Sigap UPG
TV-TANI
SKM
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 33 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2022240
PPID Kementrian Pertanian: Menyelaraskan Langkah dalam Membagikan Informasi melalui Webinar PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Sabtu, 06 Juni 2020 15:48

Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian kembali mengadakan webinar  berkaitan dengan Keterbukaan Informasi Publik, Jumat (5/6). Masih di tengah kondisi pandemic wabah covid-19,  Kementerian Pertanian sebagai Badan Publik tetap melaksanakan implementasi keterbukaan informasi publik dengan UU No.14 Tahun 2008 yang juga mendukung publikasi, informasi berupa program kebijakan Kementerian Pertanian dalam penanganan di masa Pandemic pada masyarakat umum, secara transparan, dan akuntabel.

Pelaksanaan pengelolaan pelayanan informasi publik di seluruh lingkup Kementan hingga saat ini masih tetap berjalan, sesuai dengan kebijakan Work From Home (WFH). Pelaksanaan Webinar ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam dan manajemen pengelolaan informasi publik di lingkup Kementan, sehingga dapat menyebarluaskan informasi secara efektif transparan dan akuntabel. Webinar ini diikuti oleh pejabat dan pelaksana PPID diseluruh UK/UPT lingkup Indonesia seluruh Indonesia. PPID Balittri juga turut bergabung dalam acara webinar ini. Terdapat 2 pelaksana PPID Balittri  didampingi oleh Kasie Yantek dan Jaslit Nur Kholilatul Izzah, S.P., M.P, Ph.D.

Ada dua topik yang disampaikan dalam webinar kali ini, yakni mengenai keterbukaan informasi public terkait dengan inovasi pelayanan informasi publik lingkup Kementan dimasa pandemik, dan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern. Serta mengenai sosialisasi pemeringkatan keterbukaan informasi publik lingkup Kementerian Pertanian. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik. Kuntoro Boga Andri, S.P., M.Agr., Ph.D. dan juga Wakil Ketua Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Hendra J Kede pun berkesempatan menjadi narasumber pada acara webinar ini.

Kuntoro Boga Andri, menyampaikan bahwa kementerian pertanian telah melakukan beberapa terobosan berkaitan dengan ketahanan pangan. Ditengah kondisi pandemic ini kementerian pertanian sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menberikan  pelayanan masyarakat Indonesia. Bila Mengacu pada Indonesia Indikator Survey, Kementerian Pertanian dalam kurun waktu April sampai Mei 2020 terdapat 60.209 berita yang membahas ketahanan pangan ditengah pandemik  virus covid-19.

Isu yang diangkat mengenai Ketahanan pangan, program bantuan sosial, panen raya, serta juga krisis pangan, hingga program cetak sawah. Sentimen positif dari publik  juga dapat terlihat berkaitan isu-isu tersebut. Selain itu, Kepala Biro Humas dan IP juga menjelaskan keterlibatan Menteri Pertanian secara langsung menjadi indikator dimana kementerian pertanian terdepan dalam menginformasikan kepada publik bahwa kita siap menjaga ketersediaan bahan pangan baik selama masa pandemi, saat bulan puasa dan menjelang hari raya, hingga dalam menghadapi perubahan musim. Pesan utama Mentan bahwa sektor pertanian tidak boleh berhenti dalam kondisi apapun.

Terobosan lain yang dilakukan adalah kementerian menggandeng ojek online sebagai mitra dalam mengantarkan produk pertanian yang sudah tersedia di Toko Tani Indonesia (TTI) untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama masa pandemi. Hal ini tentu saja selain dapat meningkatkan harga di level petani juga menambah penghasilan tambahan bagi pengemudi ojek online. Toko Tani Indonesia yang sudah menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia. Terdapat 1322 unit TTI tersebar di 32 provinsi. Selain itu kementrian pertanian juga menggandeng beberapa start up untuk mempermudah distribusi hasil pertanian sampai kepada masyarakat secara langsung.” Kita harus sering menyampaikan optimisme kepada masyarakat bahwa kita konsisten untuk memberikan layanan publik yang berhubungan dengan ketersediaan pangan”. Tegas Kepala Biro Humas dan IP.

Sedangkan menurut Hendra J Kede, Keterbukaan Informasi sangatlah diperlukan bagi masyarakat di masa-masa pandemic saat ini. Terutama yang berhubungan dengan informasi tentang inovasi-inovasi yang sangat sederhana, namun mudah diaplikasikan kepada masyarakat. Baginya, melalui webinar ini juga dapat menjadi salah satu sarana untuk memenuhi hak akan kebutuhan informasi terkait bidang tugas yang dikelola sebagai badan publik, sehingga badan publik tersebut dapat mengoptimalkan peran dan fungsinya.

 

Artikel terkait