Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Pakar Kopi
PPID
perpus_digital
Kalender Tanam
Saber Pungli
pui-balittri
SKM
Ejurnal
Sigap UPG
TV-TANI
satu-layanan
LPSE
WBK
Lapor.go.id
WBS

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1805353
Webinar Aplikasi Teknologi Non-Konvensional pada Pemuliaan Tanaman Perkebunan PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Intan Nurhayati, Cici Tresniawati dan Ilham NAW   
Jumat, 17 Juli 2020 07:30

Komoditas tanaman perkebunan mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Pengembangan tanaman perkebunan di Indonesia perlu terus ditingkatkan, salah satunya adalah ketersediaan bahan tanam unggul. Pemuliaan tanaman perkebunan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menghasilkan varietas unggul baru. Oleh karena itu, perlu terobosan teknologi yang dapat mempercepat pemuliaan tanaman perkebunan, yaitu dengan pendekatan non konvensional.  Ada beberapa metode pemuliaan non konvensional, diantaranya adalah dengan penggunaan marka molekuler dan genom editing.

Terkait hal tersebut, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) pada webinar perdananya mengusung tema “Potensi Aplikasi Teknologi Non-Konvensional pada Pemuliaan Tanaman Perkebunan:, yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2020.  Para narasumber yang dihadirkan merupakan pakar genetika dan biomolekuler. Webinar dipandu moderator Nur Kholillatuil Izzah, SP., MP., Ph.D., yang juga merupakan Kasie Yantek Balittri.

Acara webinar dibuka dengan sambutan dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Ir. Syafaruddin, Ph.D, yang mengungkapkan apresiasi atas antusiasme para peserta dan juga mengungkapkan pentingnya penggunaan teknologi non-konvensional di bidang pemuliaan tanaman khususnya tanaman perkebunan. Beliau berharap dengan pengayaan ilmu ini dapat membuka wawasan peserta sehingga mampu meningkatkan semangat penelitian untuk menghasilkan inovasi teknologi baru.

Materi webinar yang pertama adalah “Marka molekuler dalam Pemuliaan Tanaman Industri dan Penyegar” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.Sc, dari Laboratorium Biologi Molekuler Tanaman, Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Dalam paparannya, beliau membuka dengan overview tentang marka molekuler dalam hubungannya dengan pemuliaan tanaman industri dan penyegar. Beliau juga menyampaikan tips dan trik dalam pengembangan marka molekuler untuk tanaman industri dan penyegar serta resources yang diperlukan dalam penerapan marka molekuler untuk tanaman industri dan penyegar. Di bagian akhir dijelaskan juga bagaimana penerapan marka molekuler dalam pemuliaan tanaman industri dan penyegar.

Materi kedua disampaikan oleh Kepala Balittri, Dr. Tri Joko Santoso, M.Si yang mengulas tentang “Potensi Aplikasi Teknologi Genom Editing untuk Perbaikan Sifat Tanaman Industri dan Penyegar”. Beliau menjelaskan seluk-beluk genom editing untuk bisa menghasilkan tanaman dengan keistimewaan tertentu baik dengan menyelipkan atau menghilangkan karakter tertentu yang diinginkan dari tanaman tersebut. Era yang juga disebut dengan gene revolution ini sangat mengutamakan bioteknologi molekuler. Genom editing terutama sistem CRISPR/Cas9 merupakan teknologi yang menjanjikan dan revolusioner untuk perbaikan sifat pada tanaman industri dan penyegar. Inovasi teknologi berbasis CRISPR/Cas9 untuk pengembangan tanaman non-transgenik, metode deliveri dan informasi genomik akan menghasilkan tanaman industri dan penyegar yang unggul sehingga bisa menjadi solusi untuk peningkatan produksi dan kualitas produk.

Usai paparan materi dilanjutkan dengan sesi diskusi dimana peserta berkesempatan menanyakan beberapa hal langsung kepada nara sumber.  Secara keseluruhan, webinar berlangsung lancar.

 

Artikel terkait