Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
TV-TANI
SKM
Sigap UPG
pui-balittri
WBS
PPID
Pakar Kopi
Kalender Tanam
Lapor.go.id
Saber Pungli
perpus_digital
Ejurnal
WBK
satu-layanan
LPSE

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1667515
Semangat Meneliti di Tengah Pandemi PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Mahardika   
Rabu, 07 Oktober 2020 07:30

Pandemi covid-19 yang dialami oleh seluruh negara di dunia sejak Maret 2020 telah membuat berbagai aktifitas perkantoran berjalan tidak normal. Kantor kantor menerapkan kebijakan demi mengurangi penyebaran virus corona. Keadaan tidak normal inipun dialami oleh Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) sebagai lembaga penelitian. Adanya pergantian masuk kantor staff demi mengurangi kepadatan memerlukan penyesuaian tersendiri. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat staff Balittri dalam berkarya.

Pada bulan September 2020, penelitian tentang teknik perbanyakan kopi mulai dilakukan. Penelitian ini dilakukan di Kebun Taman Sains Pertanian (TSP) Balittri oleh beberapa peneliti baik dari pemuliaan, ekofisiologi dan hama dan penyakit tanaman. Pengamatan dan pemeliharaan dilakukan secara rutin dengan kerjasama antara teknisi litkayasa, staff kebun dan peneliti. Penelitian yang direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2020 ini merupakan salah satu dari banyak penelitian mandiri yang dilakukan. Tidak hanya dilakukan di lokasi pembibitan, penelitian juga dilakukan di laboratorium.

Senin, 5 Oktober 2020 merupakan pengamatan ke 5 sejak penanaman. Pengamatan dilakukan dari berbagai aspek pertumbuhan tanaman termasuk hama dan penyakit. Tanaman yang mati karena penyakit tanaman diambil dan diisolasi di laboratorium untuk diuji lebih lanjut. Keterbatasan bukanlaah hambatan bagi para peneliti untuk terus berkarya. Diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat khususnya untuk kegiatan perbanyakan kopi di Balittri, serta secara umum dapat menjadi referensi bagi para petani dalam melakukan perbanyakan. Demi kemajuaan pertanian Indonesia.

 

Artikel terkait