Warning: Wrong parameter count for array_unique() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1111

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1112
Balittri Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Bimtek Padat Karya
Balittri Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Bimtek Padat Karya Cetak
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Jumat, 05 Maret 2021 07:30

Pemerintah tengah berupaya untuk terus melakukan percepatan pemulihan ekonomi dimasa pandemi. Berbagai kebijakan dikeluarkan untuk meningkatkan pertumbuhan sektor perekonomian. Termasuk juga Kementerian Pertanian (Kementan) yang melaksanakan mandat tersebut melalui beragam program yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sektor pertanian, serta berperan dalam pemulihan ekonomi dimasa pandemi.

Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tajuk Adopsi Teknologi Tanaman Industri dan Penyegar, Kamis (4/3). Bimtek ini dilaksanakan sebagai bagian dari program padat karya dari Kementan. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari petani, dan masyarakat umum mengikuti acara Bimtek Padat Karya yang dilaksanakan dengan  mengacu pada protokol kesehatan.

Tiga peneliti Balittri yang berkompeten antara lain, Cici Tresniawati, M.Si, Ir. Saefudin, Dr. Samsudin, M.Si secara bergantian memberikan pelatihan kepada petani mengenai teknik budidaya kopi, pengenalan varietas kopi, dan pengendalian hama penyakit pada kopi. Pada kegiatan ini peserta pun diajak secara langsung untuk melakukan praktek persiapan penanaman, seperti teknik pembersihan lahan, pemangkasan tanaman penaung, pembuatan lubang tanam, pemberian pupuk organik.  Kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, S.P., M.Si. menyampaikan bahwa dimasa pandemi covid-19 ini banyak sekali masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Kepala Balai Berharap Bimtek Padat karya ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi petani agar mau memanfaatkan sektor perkebunan sehingga dapat bertahan dimasa pandemi.