Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pui-balittri
baittri-siap-zi
satu-layanan
PPID
Ejurnal
Saber Pungli
Sigap UPG
WBK
TV-TANI
LPSE
SKM
perpus_digital
WBS
Kalender Tanam
Lapor.go.id
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 37 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2066738
Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian ke Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Intan Nurhayati   
Kamis, 16 September 2021 07:30

Dalam kesempatan yang sama, Wamentan juga memaparkan berbagai program dan kebijakan yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah dan berpihak kepada petani, mulai dari penyediaan lahan, teknologi, maupun bantuan finansial.  Pertemuan dengan Wamentan juga dimanfaatkan dengan baik oleh para petani yang turut hadir sehingga mereka bisa menyampaikan uneg-unegnya dan mendapatkan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.  Seperti yang disampaikan oleh petani millennial, Robi Nur Iskandar (25), yang mengeluhkan tentang keterbatasan lahan yang bisa digarap oleh petani di daerahnya.

Wamentan secara simbolis memberikan bantuan benih kelapa dan kakao kepada petani terpilih.  Didampingi oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Ir Syafaruddin, Ph.D, dan Kepala Balai Penelitian Tanaman Indutri dan Penyegar (Balittri), Dr Tri Joko Santoso beserta staf, Wamentan pun meninjau fasilitas perbenihan kopi dan kakao beserta unit pengolahan pascapanennya.  Kunjungan Wamentan berakhir di Bukit Energi, yaitu fasilitas pengolahan dan produksi bioenergi/biodiesel.  Peneliti Utama Balittri, yaitu Ir Dibyo Pranowo, menyampaikan inovasi dan capaian Balittri dalam mendukung energi hijau dan berkelanjutan, salah satunya adalah B-100 yang berbahan baku CPO (Crude Palm Oil) atau minyak kelapa sawit.

"Keberhasilan Tim Peneliti BALITTRI ini patut diapresiasi. Karenanya, saya akan laporkan langsung kepada presiden dalam Rakor Kabinet mendatang, agar diambil langkah-langkah strategis berkaitan dengan keberhasilan produksi bioenergi ini," tutur Wamentan.

 

Artikel terkait