-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
PPID
satu-layanan
perpus_digital
Sigap UPG
Ejurnal
Kalender Tanam
SKM

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 11 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 894973
Kunjungan Lapang Mahasiswa Universitas Bosowa Makassar ke Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Dani   
Kamis, 19 Mei 2016 20:26

Balittri hari ini menerima kunjungan lapang (field trip) beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Bosowa Makassar dengan didampingi dua orang staf pengajar.  Rombongan tamu disambut oleh Plh. Kepala Balittri, Cecep Firman, S.P., dan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai selayang pandang Balittri. Tujuan dari kunjungan lapang tersebut adalah dalam rangka memperkaya materi yang sudah diterima dalam perkuliahan sekaligus menambah wawasan bagi mahasiswa sehingga diharapkan menumbuhkan ide-ide untuk penelitian, demikian menurut Dr. Arief Nasution selaku dosen pembimbing.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Ir. Edi Wardiana, M.Si., beberapa mahasiswa tampak antusias menyampaikan pertanyaan yang terkait dengan teknik budidaya tanaman perkebunan, khususnya kakao dan kopi. Penggunaan tanaman kelapa sebagai penaung kakao ternyata merupakan hal yang baru bagi sebagian mahasiswa. Selain itu, muncul pertanyaan mengenai penyebab tanaman kakao hasil sambung samping umur produktifnya relatif pendek dan terserang hama-penyakit. Untuk tanaman kopi mahasiswa bertanya bagaimana munculnya varietas-varietas kopi serta teknik perbanyakannya. Konsep pengendalian hama yang lebih menekankan pada penggunaan pestisida berbahan alami juga muncul dalam diskusi.

Acara inti, yaitu kunjungan lapang ke Kebun Percobaan Pakuwon dan AWwi dipandu oleh Dr. Budi Martono, M.Si, Ir. Juniaty Towaha, Ir. Handi Supriadi, dan Iing Sobari, S.P. Rombongan mahasiswa dikenalkan dengan kebun entres kopi Robusta, teknik pemanenan entres serta penyetekan satu ruas. Teknis litkayasa, Asep Wowon, juga memperagakan teknik sambung pucuk (grafting) tanaman kakao. Sebagai sesi penutup, rombongan mahasiswa dipandu untuk mengenal proses pembuatan produk olahan kakao yang ada di Balittri sekaligus mencicipi permen cokelat yang dihasilkan.

Sore hari, rombongan mahasiswa beserta dosen pendamping selanjutnya berpamitan untuk kembali ke Bogor. (Dani)

 

Artikel terkait