-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam
SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 17 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 897666
Diskusi Lanjutan Dalam Rangka Persiapan Pelepasan Klon Unggul Kakao BL 50 PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Syafaruddin   
Selasa, 30 Agustus 2016 19:00

Dalam rangkaian persiapan pelepasan varietas unggul kakao BL 50,  Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota mengadakan acara diskusi bersama Direktorat Perbenihan Perkebunan, Balittri, dan BP2MB provinsi Sumatera Barat (Selasa, 30/08/2016). Pertemuan yang diselenggarakan di Aula Lt. 2 Balittri tersebut dimoderatori oleh Dr. Samsudin, M.Si. dan dihadiri peneliti Balittri. Tujuan diskusi adalah untuk menyamakan persepsi seluruh stakeholder perbenihan perkebunan berkaitan dengan pengusulan varietas unggul kakao BL 50.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lima Puluh Kota, Ir. Aprisul Nasar, menegaskan bahwa rencana pelepasan varietas kakao BL 50 dilandasi beberapa persiapan yang terkait aspek kebijakan maupun teknis. Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D., menyatakan siap bekerjasama dalam melengkapi persyaratan teknis pelepasan varietas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dr. Budi Martono, M.Si., selaku wakil dari tim peneliti, kemudian memaparkan perkembangan usulan pelepasan varietas kakao BL 50 berdasarkan data-data yang sudah diperoleh.

 

Plt. Direktur Perbenihan Perkebunan, Drs. Dudi Gunadi, B.Sc., M.Si., pada prinsipnya sangat mengapresiasi usulan pelepasan tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Terdapat rambu-rambu yang harus dipenuhi, mengacu pada permentan No. 61 tahun 2011, agar usulan tersebut benar-benar siap untuk diajukan dalam sidang tim TP2V. Direktorat Perbenihan Perkebunan masih memberi keluangan waktu hingga minggu ketiga bulan September 2016 bagi tim pelepas untuk menindaklanjuti beberapa catatan yang diberikan. (Dani/Arifa Chan)

 

Artikel terkait