-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 13 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 899943
Share knowledge alumni Korea Selatan dan Jepang PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Arlia Dwi Hapsari   
Selasa, 21 Februari 2017 20:53

Dalam upaya meningkatkan wawasan, kebersamaan, dan berbagi informasi serta pengetahuan, Balittri mengadakan Seminar Rutin yang dihadiri oleh peneliti Balittri (21/02/2017). Seminar kali ini mengusung dua tema sekaligus yaitu, Analisis Transkriptom Untuk Mendeteksi Gen Yang Terkait Dengan Penyakit Busuk Buah Kakao (Phytopthora palmivora), dipresentasikan oleh Nur Kholilatul Izzah, Ph.D., dan Produksi Bensin Hijau (Green Gasolin) Dari Asam Oleat Melalui Proses Oksidasi Dan Dekarboksilasi, oleh Asif Aunillah, M.Sc. Tema tersebut merupakan topik penelitian Nur Kholilatul Izzah, Ph.D. selama mengikuti kegiatan Postdoctoral di Seoul National University, Korea dan penelitian Asif Aunillah dalam rangka memperoleh gelar Master of Energy Science dari Kyoto University, Jepang.

Hasil penelitian analisis transkriptom adalah teridentifikasinya lima gen yang diduga berperan dalam mekanisme ketahanan tanaman kakao terhadap infeksi patogen Phytopthora palmivora. Sedangkan hasil penelitian produksi bensin hijau adalah ditemukannya proses produksi minyak nabati yang tidak hanya menghasilkan biodiesel sebagai substitusi solar, namun juga bensin hijau sebagai substitusi bensin diversifikasi minyak bumi.

Setelah sesi diskusi dengan para peneliti, seminar ditutup dengan arahan dari Kepala Balai, Ir. Syafaruddin, Ph.D. Kepala Balai berharap adanya seminar ini dapat memberikan materi keilmuan yang cukup menarik dan baru yang menginspirasi para peneliti, serta informasi ringan yang memotivasi dan menyemangati melalui foto-foto yang menggambarkan kegiatan selama di luar negeri.

Kepala Balittri sangat mendukung kegiatan menuntut ilmu tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri, karena dapat menambah pengalaman dan memperluas jejaring/link. Oleh karena itu, diberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peneliti yang akan bersekolah atau training di luar negeri. Selanjutnya, Kepala Balai berharap hasil penelitian dapat ditindaklanjuti melalui kerjasama penelitian dengan peneliti lain dan memberikan sumbangsih bagi perkembangan penelitian di Indonesia.