-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI
Lapor.go.id
PPID
Kalender Tanam
SKM

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 19 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 846982
Petugas Statistik BPS Menimba Ilmu di Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Dewi Nur Rokhmah   
Jumat, 15 September 2017 09:41

Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) kembali menggelar bimbingan teknis (Bimtek) budidaya dan pascapanen kakao dan kopi pada 14 September 2017. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kabid Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Se-Indonesia.

Bimtek dibuka oleh Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin,Ph.D  yang didampingi oleh Ka Sie Yantek dan Jaslit, Dr. Samsudin. Dalam kesempatan ini, Kepala Balittri mengucapkan selamat datang kepada rombongan Bimtek dari BPS. Beliau juga menyampaikan mengenai profil Balittri sekaligus teknologi dan produk unggulan yang dimiliki Balittri. Sementara itu, rombongan yang diketuai oleh Bapak Hermanto, S.Si., MM. sebagai Direktur Statistik Tanaman Perkebunan, menyampaikan maksud dari kedatangan rombongan ke Balittri agar para petugas statistik yang hadir dapat menimba ilmu mengenai proses perkebunan mulai dari perbenihan, budidaya, hingga pengolahan pascapanen terutama untuk tanaman kopi dan kakao. Hal ini dilakukan agar data perkebunan yang mereka ambil menjadi data yang  berkualitas.

Agar peserta lebih memahami materi yang disampaikan, materi disampaikan bersamaan dengan praktikum di lapangan di kawasan Agro Widyawisata Ilmiah (AWwI). Pembelajaran lapang didampingi oleh Dr. Samsudin, dimana peserta dikenalkan secara langsung beragam jenis dan varietas tanaman kopi dan kakao. Selain itu peserta belajar mengenai teknik-teknik perbanyakan kopi melalui setek berakar dan diakhiri dengan demo dan penjelasan proses pengolahan produk kakao yang disampaikan oleh Ir. Juniaty Towaha. Para peserta tampak antusias berdiskusi dengan para pendamping guna mendapatkan pengetahuan seputar budidaya dan pengolahan kopi dan kakao. (Dewi Nur Rokhmah/Tajul Iflah)