Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
WTP
TV-TANI
WBS
Ejurnal
WBK
Kalender Tanam
perpus_digital
PPID

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 17 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 638595
Peneliti dan Karya Tulis Ilmiah PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Intan Nurhayati   
Selasa, 14 November 2017 21:38

Menulis karya tulis ilmiah (KTI) merupakan sebuah kewajiban yang melekat bagi profesi peneliti.  Apalagi semenjak disahkannya PP No. 11 yang salah satunya mengatur tentang kewajiban peneliti untuk mempublikasikan KTI sebagai syarat kenaikan jenjang fungsional peneliti. Hal ini tentunya menjadi  sebuah tantangan tersendiri bagi peneliti.

Untuk itu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetisi SDM peneliti Balittri, pada hari Selasa, 14 November 2017 diselenggarakan seminar “Strategi Menulis Efektif Bidang Ilmu Sains dan Kiat-Kiat Untuk Menembus Jurnal Internasional” dengan mengundang pembicara tamu yaitu Prof. Dr. Ir. Sudarsono, guru besar Fakultas Pertanian IPB yang publikasinya sudah tersebar di berbagai jurnal ilmiah, baik nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Kabalai , Bapak Syafaruddin, Ph.D., menyampaikan harapan agar peneliti semakin produktif menulis terutama bagi peneliti-peneliti muda sehingga tidak mengalami kendala pada saat mengajukan kenaikan jenjang fungsional.

Dalam paparan yang sangat komprehensif, Prof. Sudarsono menegaskan pentingnya menulis bagi peneliti dan perlunya membiasakan menulis sehingga tidak terasa berat.  Sebuah penelitian sebagaimanapun canggihnya tidak akan berarti bila tidak dituangkan dalam KTI dan diterbitkan di jurnal ilmiah. Beliau menambahkan, selain untuk perolehan angka kredit , menulis KTI pada hakikatnya sebagai wahana untuk menyusun scientific history seorang peneliti.

Beliau juga berpesan agar peneliti tidak mengambil jalan pintas dan memanfaatkan predatory journal yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan menorehkan tinta merah dalam karir keilmuwannya.

Menulis satisfactory scientific history memang tidak mudah dan melalui tahapan yang panjang dan berliku. Tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam penulisan KTI yang berkualitas adalah: original (research or methods), significant enhancement, dan up-to-date review.

 

Kebiasaan kita pada umumnya adalah diawali dengan introduction. Padahal yang tepat adalah adalah menulis HASIL  (Tabel, Grafik, histogram, foto) terlebih dahulu. Penulisan publikasi adalah seperti story telling. Harus menarik sehingga pembaca tertarik untuk menyimak pesan yang disampaikan dalam tulisan tersebut.  Selain itu, peneliti juga harus kreatif mencari hot topics.

Pemaparan materi diakhiri dengan bedah artikel yang sedang dalam proses penyuntingan sebagai contoh kasus untuk mengaitkan poin-poin penting yang telah disampaikan dan contohnya dalam tulisan.

Diharapkan setelah mengikuti acara seminar ini bisa memotivasi peneliti Balittri untuk lebih produktif menulis KTI dan menembus jurnal internasional.