-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
perpus_digital
WBS
Saber Pungli
satu-layanan
WBK
Ejurnal
Sigap UPG
TV-TANI
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 22 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 805354
Rapat Kerja Pusat "Penajaman Pelaksanaan Kegiatan 2018" PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Samsudin   
Jumat, 12 Januari 2018 08:52

Kementerian Pertanian mengadakan rapat kerja pusat yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Januari 2018 di Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian, Bekasi, Jawa Barat. Raker yang diselenggarakan pada awal tahun anggaran ini bertujuan untuk melakukan penajaman pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2018. Peserta raker adalah para pejabat esselon 1, 2, 3 dan 4 Kementan yang berjumlah sekitar 700 orang.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kepala Biro Perencanaan Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc  yang bertindak sebagai ketua panitia Raker menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan serta ucapan terima kasih atas kehadiran para peserta raker. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal, Kementan, Ir. Hari Priyono, M.Si. Setjen menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak di Kementan atas sejumlah capaian prestasi Kementan untuk mendukung swasembada beras, jagung dan cabe, dan menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045. Setjen meminta kepada seluruh eselon 1 untuk melakukan refocusing program Kementan tahun 2018. Dasar refocusing program 2018 ini adalah upaya peningkatan kesejahteraan petani, padat karya dan mengembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia serta membangunkan lahan-lahan tidur seperti lahan pasang surut dan rawa agar menjadi produktif sehingga lumbung pangan dunia pada tahun 2045 bisa menjadi kenyataan.

Pada sesi penajaman program 2018 secara bergantian masing-masing pejabat esselon 1 menyampaikan paparannya. Kepala Balitbangtan, Dr. Muhammad Syakir, M.Sc menyampaikan peran serta inovasi teknologi dalam mendukung program Kementan. Berbagai kendala dalam pengembangan pertanian pada prinsipnya dapat diatasi dengan inovasi teknologi. Oleh sebab itu berbagai inovasi teknologi telah dihasilkan dan akan terus dilanjutkan pada tahun 2018 untuk menjawab berbagai permasalahan di lapangan, antara lain melalui perakitan varietas yang toleran naungan, kekeringan dan cuaca ekstrim, serta salinitas, disamping program bioindustri sejumlah komoditi diantaranya sagu, diversifikasi produk dan alsintan yang akan menjadi fokus Litbang pada tahun 2018 ini.

Pada sesi kedua yang dilaksanakan hari Rabu, 11/01/2018 para eselon 1 kembali menyampaikan hasil kinerja masing-masing instansinya selama tahun 2017 yang akan menjadi landasan kinerja tahun 2018. Semoga hasil raker ini akan ditindaklanjuti oleh semua instansi terkait, sehingga kegiatan tahun 2018 akan semakin fokus dan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

 

Artikel terkait