Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
WBS
WBK
Saber Pungli
Ejurnal
perpus_digital
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
Kalender Tanam
satu-layanan

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 30 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 726648
Remaja Zaman Now : Cintai Pertanian, Siapa Takut! PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini dan Intan Nurhayati   
Rabu, 14 Februari 2018 15:30

Sektor pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian yang sifatnya strategis. Butuh dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkannya, terutama generasi muda yang nantinya akan menjadi lokomotif pembangunan nasional. Istilah generasi "zaman now" yang melekat pada pemuda saat ini selalu diidentikkan dengan istilah kekinian, mengikuti trending, dan sangat cepat terhadap perkembangan modern. Namun di balik itu semua yang menjadi tantangan adalah generasi muda saat ini dituntut untuk lebih peduli terhadap sekitar. Tidak terjebak pada situasi kekinian dan kedisinian. Dengan menumbuhkan rasa cinta terhadap dunia pertanian menjadi langkah awal yang nantinya diharapkan dapat ikut serta mewujudkan nasionalisme pangan.

Seperti yang dilakukan oleh sejumlah 140 siswa SMA didampingi 26 guru dalam kunjungannya ke Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) hari ini, Rabu (14/2). Rombongan disambut hangat oleh peneliti Balittri, Nendyo Adhi Wibowo, S.Si., M.Biotech., yang selanjutnya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dari SMA Wijaya Kusuma, Ciracas Jakarta Timur. Nendyo juga memaparkan selayang pandang tentang Balittri. Nendyo menambahkan semoga setelah mengetahui Balittri, melihat, kemudian bisa jatuh cinta pada dunia pertanian. "Kami sangat senang bila Balittri bisa memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan, sebagai sarana penunjang belajar siswa" ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, rombongan yang diwakili oleh Kepala Sekolah Drs. Sutopo menjelaskan maksud kunjungan ini sebagai bahan pembelajaran, terutama bagi siswa jurusan IPA. Sutopo berharap dengan kegiatan ini siswa dapat lebih dalam mempelajari dan mengetahui dunia pertanian "Semoga kami pun bisa merutinkan agenda kunjungan ke Balittri tiap tahunnya" pungkasnya.



Kegiatan berlanjut di lapangan, tepatnya di Agrowidya Wisata Ilmiah (AwWI) Balittri. Didampingi kembali oleh peneliti Balittri, Iing Sobari, S.P., mereka diperkenalkan pada potensi mandat komoditas Balittri yang bernilai strategis seperti kakao, kopi, dan karet. Siswa pun terlihat memberikan respons yang baik terhadap pemaparan mengenai proses pengolahan coklat dimulai dari tahap hulu hingga hilir. Suasana semakin meriah saat salah satu team dari Balittri memberikan kuis seputar kunjungan dan diberikan hadiah coklat olahan Balittri. Kemeriahan lainnya juga tampak saat mereka diberi challenge untuk like tercepat media sosial milik Balittri.


Kunjungan ini rupanya telah sukses membuat siswa siswi SMA Wijayakusuma jatuh cinta dengan dunia pertanian dan bagaimana menghargai dunia pertanian yang sesungguhnya. Seperti yang disampaikan oleh salah satu siswa kelas XI SMA Wijaya Kusuma, "Kita senang bisa datang ke sini dapat banyak ilmu. Sebelumnya hanya tahu dari televisi,sekarang bisa tahu langsung jenis-jenis tanaman yg sesuai dengan cuaca dan struktur tanah", ujar Ethena sebelum meninggalkan AwWI. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama.

 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });