-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
perpus_digital
WBS
Saber Pungli
satu-layanan
WBK
Ejurnal
Sigap UPG
TV-TANI
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 805411
Rencana Distribusi Benih Komoditas Perkebunan 2018 PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Samsudin   
Selasa, 27 Februari 2018 18:25

Hari selasa (27/2/2018) Balittri menerima kunjungan dari team Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) dalam rangka koordinasi penyaluran benih komoditas kopi, kakao dan karet yang diproduksi melalui APBNP 2017. Selain melakukan rapat koordinasi dengan team perbenihan Balittri yang diwakili oleh Dr. Ir. Samsudin, M.Si dan Ir. Handi Supriadi di ruang rapat lt. 1, team yang diketuai oleh Kepala Sub Bagian Program Deden Indra Teja Maya, SP, M.Sc. juga melakukan kunjungan ke perbenihan Balittri yang berlokasi di lahan Kebun Percobaan (KP) Pakuwon dan Agro Widya Wisata Ilmiah (AWWI) Balittri.

Dalam pertemuan tersebut Team dari Ditjenbun menyampaikan informasi bahwa benih kopi dan karet yang diproduksi oleh Balittri telah ada Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang teralokasikan seluruhnya untuk wilayah Jawa Barat. Sementara itu untuk benih kakao baru ada 1 wilayah yang mengajukan permohonannya yaitu dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Banten yang akan menyerap benih untuk pengembangan kebun kakao seluas 100 hektar atau sebanyak 110.000 benih. Rencana semula Ditjenbun akan mengalokasikan sekitar 400 ribu benih kakao ke Provinsi Sulawesi Tengah, akan tetapi Dr. Samsudin menyarankan agar penyediaan benih kakao dilakukan di kawasan terdekat dari lokasi pengembangan dan tidak menyebrangi lautan mengingat benih kakao sangat peka terhadap kondisi lingkungan saat pendistribusian.

Team dari Ditjenbun menilai bahwa perbenihan Balittri ini dapat dijadikan rujukan oleh Dinas-dinas di daerah. Mereka menyampaikan apresiasi positif terhadap kinerja Balittri dalam memproduksi benih komoditas kopi, kakao dan karet yang sangat baik. Biaya transportasi dan Saprodi Benih ke CPCL akan di tanggung oleh Ditjenbun.

Hasil kunjungan dari team ini akan menjadi salah satu masukan dalam rapat koordinasi perbenihan yang akan dilakukan oleh Ditjenbun tanggal 1-3 Maret yang akan datang. Semoga sinergitas kerja antara Balittri Balitbangtan dengan Ditjenbun ini akan memberikan dampak signifikan dalam upaya mengangkat produksi dan produktifitas kopi, kakao dan karet di Indonesia. (Sam)