-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 20 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 874728
Kementan Membagikan Benih Unggul Bersertifikat Gratis, Upaya Pengentasan Kemiskinan PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Asif Aunillah   
Kamis, 26 April 2018 07:56

Salah satu faktor untuk meningkatkan produktivitas tanaman adalah penggunaan benih unggul. Kementerian Pertanian melalui Balittri pada tahun 2017 telah memproduksi benih unggul tanaman kopi, kakao, dan karet sebanyak 1.518.100 benih. Benih tersebut akan diberikan secara gratis kepada petani sebagai wujud program perbenihan 2018 yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian, dan merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan.



Hingga tanggal 25 April 2017, benih kakao yang  diproduksi di Balittri sebanyak 561.000 benih telah terdistribusi kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten sebanyak 110.000 benih kakao menggunakan angkutan truk.  Dalam pengembangannya nanti, harapannya petani dapat menggunakan inovasi teknologi yang telah dikembangkan Balittri. Untuk itu, Balittri siap mendukung dan memberikan pengawalan teknologi untuk mengembangkan komoditas kakao di provinsi Banten.



170.000 benih kakao rencananya akan didistribusikan ke wilayah Jawa Barat. Namun hingga saat ini masih menunggu untuk pendistribusiannya. Sisanya benih kakao sebesar 281.000 benih masih menunggu hasil seleksi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun).



Untuk benih kopi, Balittri telah memproduksi varietas unggul kopi Arabika sebanyak 651.900 benih. Namun hingga tanggal 25 April 2017, jumlah kopi yang terdistribusi baru sebanyak 28.000 benih dari rencana alokasi pendistribusian sebanyak 635.000 untuk wilayah di Jawa Barat berdasarkan data CPCL dari Ditjenbun.



Semoga benih siap salur  yang telah diproduksi ini dapat terdistribusi tepat pada waktunya dan sesuai dengan data CPCL yang telah diseleksi oleh Dirjenbun sehingga tahun 2018 sebagai tahun perbenihan dapat terwujud.


 

Artikel terkait