-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam
SKM
TV-TANI
Saber Pungli

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 14 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 900932
UNIDA Kembali Perkaya Wawasan tentang Kopi dan Kakao di Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Selasa, 22 Mei 2018 08:19


Dalam rangka memperkaya wawasan dan melihat langsung tanaman penyegar hingga menghasilkan produk akhir, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pangan Halal Universitas Djuanda (Fiphal-Unida) melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) pada hari Senin (21/5/2018). Kunjungan mahasiswa yang dibimbing oleh Fina Uzwatania, S.TP., M.Si ini merupakan bagian dari studi lapang Jurusan Teknologi Industri Pertanian.

Rombongan disambut oleh Kepala Seksi Pelayanan Teknik dan Jasa Penelitian, Dr. Ir. Samsudin, M.Si di ruangan kerjanya. Setelah menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan ke Balittri, selanjutnya dengan didampingi peneliti senior pascapanen Ir. Juniaty Towaha dan Asif Aunillah, S.TP., M.Sc mahasiswa yang penuh rasa penasaran ini diajak untuk berkunjung ke kawasan Agro Widyawisata Ilmiah (AWwI).

Dari keseluruhan lokasi yang berada di kawasan AWwi ini, adalah Bioindustri Kopi dan Kakao yang menjadi tujuan utama. Disini mereka menerima penjelasan secara detail dan melihat langsung proses pengolahan kopi dari proses pemanenan hingga menjadi produk akhir berupa bubuk kopi yang telah dikemas.

Tidak hanya proses pengolahan kopi, proses pengolahan kakao pun jadi pusat perhatian mereka. Dalam kesempatan kali ini mereka berkesempatan melihat proses pengolahan kakao menjadi bubuk kakao. Di akhir kunjungan, salah seorang mahasiswa menyampaikan bahwa sangat beruntung bisa berkunjung ke Balittri karena bisa melihat langsung proses pengolahan hasil perkebunan khususnya kopi dan kakao. "Disini lebih komplit, dibandingkan kampus kami" ujarnya.


 

Artikel terkait