Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Saber Pungli
Ejurnal
perpus_digital
Sigap UPG
PPID
Lapor.go.id
Kalender Tanam
SKM
satu-layanan
WBK
TV-TANI
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 36 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 759384
Benih Kopi dan Kakao Balittri menjadi Pilihan dalam Pengembangan Kawasan Kopi dan Kakao Organik di Indonesia PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Nur Kholis Firdaus   
Jumat, 29 Juni 2018 07:40

Jumat 29 Juni 2018, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya, Ardi Praptono, SP. M.Agr berkesempatan berkunjung ke Balittri dalam rangka melihat langsung sarana perbenihan yang dimiliki oleh Balittri. Didampingi oleh Kepala Bidang Proteksi sekaligus pejabat pembuat komitmen, Wahyu Irianto SP. dan Pengawas Benih Tanaman, Dwithree DD. SP. MP rombongan ini disambut oleh peneliti utama Balittri Ir. Dibyo Pranowo dan Nur Kholis Firdaus, SP. M.Sc.di ruangan kerja kepala balai. Dalam diskusi ringan ini selain menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya, kepala BBP2TP juga menyampaikan ini merupakan inisiasi awal untuk terjalinnya kerjasama.


Lebih lanjut kepala BBP2TP Surabaya mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dan perbincangan dengan Kepala Balittri, Ir. Syafarudin, Ph.D. pada pertemuan sebelumnya di Jakarta. Dalam upaya untuk mewujudkan terbentuknya kerjasama dan  mensinkronisasikan tugas dan wewenang dalam rangka pelaksanaan kegiatan strategis yang telah menjadi program nasional di bidang perbenihan tanaman perkebunan antara BBP2TP Surabaya dengan Balittri sebagai balai yang mendapatkan mandat produksi benih. Penawaran kerjasama diupayakan dalam penyaluran bantuan benih kopi dan kakao yang diproduksi oleh Balittri. Disampaikan bahwa BBP2TP Surabaya memiliki Binaan Kelompok Tani yang berada di 9 kabupaten di Jawa Timur dan terdiri dari 17 desa pertanian organik tanaman perkebunan yang tersebar di provinsi Jawa Timur. Kepala BBP2TP menyampaikan kebutuhan benih kopi dan kakao yang dibutuhkan dalam membantu penyaluran kepada petani dengan menghitung jumlah CPCL yang sudah didata oleh mereka. Adapun beberapa jumlah yang disampaikan antara lain kopi sejumlah 120.000 dan kakao sejumlah 100.000 benih.  Jumlah tersebut masih bersifat sementara, artinya dapat berubah atau bertambah sesuai dengan usulan anggaran nantinya, ditambahkan oleh Wahyu.


Pembahasan berlanjut di Kebun Percobaan Pakuwon dengan mengunjungi kebun benih 1,2, dan 3 yang terdiri dari komoditas karet, kakao dan kopi. Rombongan berdecak kagum dengan kegiatan perbenihan yang telah dan sedang dilakukan oleh Balittri. Mereka sangat antusias berdiskusi mengenai banyak hal, diantaranya teknis produksi benih dengan berbagai paket inovasi dan teknologi seperti contoh rumah benih dan pemanfaatan pupuk hayati dalam memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ditambahkan oleh kepala BBP2TP keingintahuan dan ketertarikan pada pupuk hayati yang merupakan salah satu produk inovasi Balittri untuk diaplikasikan dan menerapkan pada tanaman perkebunan di desa organik binaan BBP2TP. Lebih lanjut Ir. Dibyo Pranowo menegaskan bahwa benih kopi dan kakao yang diproduksi Balittri sangat cocok dan pas untuk pengembangan kawasan organik untuk tanaman kopi dan kakao yang dibina oleh BBP2TP. Hal itu dikarenakan media perbenihan yang digunakan tidak ada penambahan pupuk sintetik.



Kunjungan terakhir dilanjutkan di bioindustri kopi dan kakao untuk melihat proses pengolahan produk kopi dan coklat. Di akhir kunjungan kepala BBP2TP Surabaya mengatakan ”pertemuan ini bukan yang terakhir, Inshaa Allah secepatnya akan ada kunjungan atau pertemuan untuk pembahasan lebih lanjut mengenai kerjasama”.

 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });