-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 16 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 874801
Konsinyasi Tim Peneliti Rancang Bangun Sistem Pakar Diagnosa Hama dan Penyakit Kopi Arabika Berbasis Gawai PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Syafaruddin   
Senin, 09 Juli 2018 07:43

Meningkatnya perkembangan perkopian saat ini, membuat pemerhati kopi melakukan berbagai cara untuk menjadikan komoditas eksotis ini terus melambung. Baik tingkat domestik, maupun secara global. Mulai dari hal-hal yang simpel seperti maraknya iklan secara digital tentang kopi, sampai ke hal-hal yang memerlukan pemikiran secara keilmuan tingkat tinggi. Para peneliti kopi juga terus memacu diri untuk menggali potensi-potensi riset yang spektakuler, sehingga titik lemah tentang tanaman kopi dapat diatasi dengan solusi yang brilian.


Demikian juga halnya dengan tim peneliti dan dosen dari Universitas Borobudur, Jakarta yang terdiri dari Ir. Luluk Sutji Marhaeni, MS., DR. Ir. Sunar. MS., Ir. Aditiameri, MS., dan Ir. Nikmah, MM., melakukan konsinyasi dengan tim peneliti Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D dan Dr. Samsudin terkait permasalahan kopi arabika di Indonesia (Kamis/5 Juli 2018), bertempat di ruang rapat Kepala Balai. Konsinyasi yang membahas rancang bangun sistem pakar berbasis gawai diharapkan memiliki kemampuan memberikan informasi dan konsultasi terkait hama dan penyakit kopi arabika, penyebab serta solusi pengendaliannya.


Penyebaran teknologi pengendalian hama dan penyakit kopi arabika melalui aplikasi berbasis android akan lebih memudahkan proses adopsi teknologi oleh para petani kopi. Hasil penelitian ini secara tidak langsung akan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan petani kopi di Indonesia. Selama ini para petani kopi arabika yang umumnya berada di daerah pegunungan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi dan mencari solusi pengendalian hama dan penyakit yang menyerang pertanaman kopi mereka. Beberapa permasalahan yang terindentifikasi dan membutuhkan solusi adalah sebagai berikut :

1. Serangan hama dan penyakit tanaman kopi arabika perlu diantisipasi untuk mencegah penurunan produktivitas dan kualitas produk yang dihasilkan.

2. Masih terbatasnya informasi dan pengetahuan yang dimiliki petani tanaman kopi terkait hama dan penyakit kopi Arabika serta solusi pengendaliannya secara lebih mendalam.

3. Perlunya kecepatan dan keakuratan dalam mendeteksi hama dan penyakit tanaman kopi arabika yang dilakukan oleh para petani dan penyuluh pertanian agar segera bisa mencegah penyebarannya.

4. Para petani dan penyuluh telah banyak menggunakan gawai (gadget) berbasis android sebagai alat komunikasi sehari-hari dan untuk tujuan lainnya.


Terkait permasalahan-permasalahan tersebut, kiranya dibutuhkan suatu sarana yang dengan cepat dan mudah untuk dapat diakses oleh para petani dan petugas di lapangan, sehingga dengan segera dapat diambil tindakan sesuai target penanggulangan.  Aplikasi yang mungkin berkembang saat ini yaitu sistem pakar (expert system). Pada dasarnya expert system ini terdiri atas banyak database dan seperangkat aturan yang dapat mencari sendiri dari database tersebut menjadi solusi terbaik atas suatu masalah. Semoga ide brilian ini dapat berkontribusi dalam mengatasi permasalahan dalam perkopian di Indonesia, khususnya kopi arabika.


 

Artikel terkait