-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
perpus_digital
Ejurnal
Sigap UPG
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID
satu-layanan
Saber Pungli
SKM
WBS
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 53 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 777086
Balittri Pacu Varietas Unggul Kopi Temanggung PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Rabu, 25 Juli 2018 07:30

Geliat kopi sebagai komoditas yang menjanjikan bagi perekonomian juga semakin meningkat secara signifikan, baik untuk pasar lokal maupun skala ekspor. Layaknya sebuah budaya, kopi juga memiliki keragaman di seluruh penjuru nusantara. Setiap daerah tentunya mempunyai ciri khas baik dari rupa hingga cita rasa yang eksotik. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor iklim, teknik budidaya, serta teknik pengolahannya. Berangkat dari alasan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpangan) Kabupaten Temanggung mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Intensifikasi tanaman kopi di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri).

Kegiatan Bimtek berlangsung sejak Senin (23/7). Sebanyak sepuluh orang yang terdiri dari 5 (lima) orang perwakilan Dintanpangan, dan 5 (lima) orang petani kopi robusta dan arabika Kab. Temanggung diterima di ruang rapat Balittri. Ka.Sie Yantek dan Jaslit, Dr. Ir. Samsudin, M.Si yang berkesempatan membuka acara menyampaikan selamat datang di Balittri. Beliau juga menyampaikan bahwa, sudah menjadi tugas Balittri untuk memberikan pelayanan informasi baik pada masyarakat atau stakeholder.

Niken Lestari, S.P yang merupakan perwakilan Dintanpangan Kab. Temanggung menyampaikan “kulonuwun” sebagai ungkapan permohonan izin untuk menggali ilmu tentang kopi di Balittri. “ Harapan kami dalam pelatihan ini bisa mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya mengenai kopi, mulai dari pembenihan hingga pascapanen” sambungnya.

Peserta Bimtek sangat memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi langsung mengenai budidaya kopi. Berbagai pertanyaan pun disampaikan guna menggali informasi sehingga kelak bisa diterapkan di lapangan. Selain diskusi, peserta juga diberikan pelatihan lapang seperti sambung Tak ent, pemangkasan, pembuatan rorak, dan pemupukan.

Bimtek akan berlangsung selama 4 (empat) hari. Berbagai materi mulai dari persiapan lahan, penanaman dan pemeliharaan tanaman kopi, pengenalan varietas, perbanyakan bahan tanaman, hingga pengolahan kebun entres dan kebun induk yang disampaikan oleh beberapa peneliti Balittri di antaranya Dani, S.P, M.Sc. , Ir. Handi Supriadi, Ir. Juniaty Towaha, dan Elsera Br Tarigan, S.Si. Melalui Bimtek ini juga diharapkan bisa menjadi sarana edukasi sehingga bisa ditransformasikan ke generasi selanjutnya untuk meningkatkan kualitas menuju kejayaan kopi di Nusantara.

 

Artikel terkait