-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
perpus_digital
WBS
Saber Pungli
satu-layanan
WBK
Ejurnal
Sigap UPG
TV-TANI
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 805402
Peserta Summer Course 2018 Nikmati Field Trip di Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Selasa, 21 Agustus 2018 07:45

Empat puluh mahasiswa peserta Summer Course Program (SCP) 2018 tiba di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Sabtu (18/8/2018) kemarin. Kegiatan ini merupakan program reguler dan merupakan kunjungan ke-dua, setelah tahun sebelumnya (2017) acara sukses dilaksanakan. SCP adalah program unggulan Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Balittri untuk menyaring dan menjalin networking dengan berbagai universitas di dunia. Tahun ini, peserta SCP berasal dari berbagai negara seperti Srilanka, Vietnam, Jepang, Malaysia, dan pastinya Indonesia sebagai tuan rumah. Kali ini tema yang diangkat adalah "Green Technology for Sustainable Tropical Agriculture".

Mahasiswa undegraduate ini diterima oleh Kasie Yantek dan Jaslit, Dr. Ir. Samsudin, M.Si. Sedangkan perkuliahan dan pemaparan materi tentang teknologi dan informasi general tanaman perkebunan, telah dilaksanakan pada hari sebelumnya, Rabu (16/8/2018) yang disampaikan oleh Kepala Balittri Ir. Syafaruddin, Ph.D. di ruang sidang TMB-Fateta, IPB. Acara di Balittri, diawali pengarahan mengenai jadwal kegiatan yang berlangsung selama dua hari field trip, setelah menerima arahan, peserta SCP segera mendirikan tenda untuk persiapan pengenalan alam dan kegiatan camping di halaman depan kantor Balittri yang areanya teduh oleh pohon pinus.

Selanjutnya mereka diajak berkeliling ke kebun percobaan Pakuwon. Teriknya matahari tak mengurangi semangat mereka untuk melihat hamparan benih kopi, kakao, karet yang sangat bagus. Diantara mereka saling berdiskusi dan bertukar informasi mengenai metode perkembangbiakan dengan teknik grafting. Peserta SCP ini juga diajak melihat proses pengolahan sereh wangi dan berlanjut menuju kebun perbenihan kopi dan kakao yang merupakan salah satu komoditas ekspor perkebunan Indonesia. Selepas berkeliling, rombongan kembali menuju areal perkemahan untuk mendiskusikan dan membuat laporan singkat hasil kunjungan lapangan, serta beristirahat sejenak.

Kunjungan lapangan selanjutnya adalah untuk melihat proses pengolahan kakao yang merupakan implementasi dari perkuliahan secara teori sebelumnya. Di hari kedua peserta langsung menuju lokasi Bioindustri Kopi dan Kakao. Di tempat ini mereka diberi penjelasan lebih detail dan bisa terlibat langsung tahapan proses pengolahan buah kakao hingga menjadi produk cokelat yang sangat digemari. “Smell Good”, ungkap salah satu peserta saat tiba di ruang pengolahan kakao. Aroma cokelat semakin membuat mereka tidak sabar untuk segera mencicipi produk olahan dari para peneliti Balittri. Hampir semua dari mereka membeli kopi, bubuk kakao, dan cokelat batang untuk dijadikan buah tangan saat mereka pulang ke negaranya masing-masing.

Menikmati camping di bawah pohon pinus, merasakan udara yang sejuk, berbagi pengalaman antar budaya rasanya menjadi pengalaman yang sangat istimewa bagi semua peserta SCP 2018 ini. Suke, salah satu peserta dari Jepang menyampaikan rasa gembiranya bisa mengikuti program internasional ini. Banyak sekali pengalaman yang didapat. “mengetahui proses pengolahan kakao menjadi cokelat batang yang siap dikonsumsi sangat menyenangkan, karena selama ini saya belum pernah tahu, hanya tahu rasanya saja” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh Rin, mahasiswi asal Vietnam yang menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah dijamu dengan baik. Berkeliling di kebun perbenihan yang sangat memukau juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dengan terbata, ia pun menyampaikan “Hatur Nuhun Balittri”.

 

Artikel terkait