-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 19 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 872723
Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern: Momentum Balittri untuk Semakin Berintegritas PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Jumat, 19 Oktober 2018 07:30

Reformasi birokrasi telah digulirkan oleh pemerintah yang menekankan pada perubahan secara fundamental. Pola pikir dan budaya kerja yang mewujud sebagai karakter menjadi poin utama terwujudnya birokrasi reformasi. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Heni Nugraha, S.E, M.M. dalam rangka Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang yang berlangsung di aula Balittri, Kamis (18/10). Acara sosialisasi ini diikuti oleh seluruh staff Balittri dan dipimpin oleh Kepala Balai, Ir. Syafaruddin, Ph.D. secara langsung.

Kedatangan divisi Inspektorat Investigasi dari Inspektorat Jenderal Kementan RI ini adalah untuk melihat perkembangan di Balittri, khususnya dalam hal reformasi birokrasi. Tujuan dilaksanakan program sosialisasi ini adalah sebagai upaya preventif melalui implementasi SPI di lingkungan kerja Balittri.

Dr. Heni Nugraha, S.E, M.M. menyampaikan sasaran utama reformasi birokrasi adalah terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, memiliki pelayanan publik yang berkualitas, serta birokrasi yang lebih efektif dan efisien. Sasaran tersebut akan dicapai melalui revolusi mental perilaku para penyelenggara birokrasi. Pembenahan kelembagaan, penguatan SDM, pembenahan prosedur, serta akuntabilitas sebuah penyeleggara birokrasi menjadi langkah untuk membangun SPI. Reformasi birokasi harus sesuai dengan karakteristik Balittri. "Untuk itu, Balittri harus mampu menyelenggarakan SPI yang lebih baik", imbuhnya.

Program utama dari Kementerian Pertanian adalah terwujudnya kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Hal ini tentu saja dalam rangka mendukung nawacita Presiden berdasarkan visi misinya tahun 2014-2019 yakni menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Untuk mewujudkan itu semua, diperlukan peran dan kontribusi lembaga termasuk Balittri.

Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Hal penting yang harus dilakukan dalam implementasi pengendalian intern adalah pemantauan dan evaluasi guna memastikan bahwa kebijakan dan standar operasional prosedur (KSOP) sudah dilaksanakan secara efektif dalam setiap kegiatan, serta memastikan bahwa kegiatan dilaksanakan secara transaparan dan akuntabel. Dengan demikian diharapkan akan tercipta lembaga yang berintegritas.

 

Artikel terkait