-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 22 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 872687
Balittri Salurkan 52.000 Benih Kakao Bersertifikat PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Rabu, 24 Oktober 2018 07:30


Lokasi perbenihan 2 di kebun percobaan Pakuwon sudah ramai sejak pagi tadi, Senin (22/10). Ada apa gerangan? Ternyata 4 (empat) truk sudah berjejer untuk mengangkut benih kakao bersertifikat. pekerja harian yang ada di kebun percobaan Pakuwon pun turut membantu memindahkan benih tersebut ke atas truk.


Setelah bulan lalu, 10 Juta benih telah didistribusikan oleh Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri). Kali ini sebanyak 52.000 bibit kakao bersertifikat siap disalurkan ke kabupaten Sumedang dan Tasikmalaya. Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Dibyo Pranowo selaku penanggung jawab KP. Pakuwon. Upaya ini dilakukan seiring mendukung program pemerintah dalam meningkatkan potensi tanaman perkebunan bagi kesejahteraan petani tentunya. Siang ini, 10.000 benih siap diantarkan ke Sumedang, selanjutnya 12.000 ke Tasikmalaya. “kami pun masih menunggu 5 (lima) truk lagi untuk mengangkut 30.000 benih ke Tasikmalaya”, lanjutnya.


Masih dalam rangka tahun perbenihan, sepanjang tahun 2018 ini balittri memproduksi benih perkebunan yang terdiri dari kakao, kopi, dan karet. Benih-benih tersebut tentunya telah disertifikasi, dan didistribusikan langsung kepada petani yang terintegrasi melalui dinas perkebunan di daerah setempat. Maman, salah seorang perwakilan gapoktan dari kabupaten Sumedang mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Balittri atas bantuan benih tersebut. Diceritakannya, bahwa di desanya telah terdapat perkebunan kakao, namun berbeda varietasnya. Lewat distribusi benih ini bisa sebagai upaya untuk dapat meningkatkan hasil perkebunan dan kesejahteraan petani di Sumedang.


Besarnya minat industri pada bisnis olahan coklat menjadikan tanaman kakao memiliki peluang yang cukukup potensial untuk dibudidayakan. “Banyak yang mencari biji kakao ke Sumedang”, sahut Iwan yang juga menerima bantuan benih dari Balittri. Iwan pun menambahkan harapannya kedepan Balittri juga mampu memberikan pelatihan budidaya khusunya di desa Suryamukti, Sumedang kepada para petani. Sehingga bisa berkesinambungan guna meningkatkan produktivitas tanaman di daerah tersebut.


 

Artikel terkait