-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 876445
Duta Kopi Indonesia : “Generasi Milenial Tanam Kopi, Why Not”? PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Senin, 29 Oktober 2018 07:30

Kamis (25/10), Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) mendapat kunjungan dari finalis Duta Kopi Indonesia 2018 dengan koordinasi tim Rembug Kopi Nusantara (RKN) yang bekerjasama dengan Smesco, di bawah pengawasan Kementerian UKM RI. Tujuan kunjungan ini adalah untuk memberikan pendalaman materi hulu hilir terkait perkopian di Indonesia dan untuk melihat secara langsung materi genetik jenis-jenis kopi yang ada di kebun koleksi plasma nutfah Balittri, serta melihat proses pengolahan pasca panen kopi sampai menjadi produk akhir.  

Lisa Ayodhia selaku ketua penyelenggara Rembug Kopi Nusantara menyampaikan terima kasihnya kepada Balittri. Dalam penuturannya, beliau menyampaikan bahwa finalis Duta Kopi Indonesia yang didominasi oleh kaum muda ini diharapkan bisa menginspirasi generasi milenial lainnya untuk dapat mencintai kopi Nusantara. Ditambahkan pula, sudah saatnya petani kopi digeluti oleh generasi muda, bukan orang tua lagi.

“Selamat Datang Duta Kopi Indonesia ke Balittri”. Demikian sapa Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D. saat membuka acara kunjungan bertempat di aula Balittri. Gemuruh tepuk tangan terdengar meriah begitu melihat foto-foto finalis Duta Kopi Indonesia 2018 terpampang pada slide pertama. Pada kesempatan ini, Kepala Balittri menyampaikan profil singkat Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar beserta inovasi-inovasi unggulan yang telah dihasilkan oleh penelitinya. Dalam kesempatan ini, Kepala Balittri juga berpesan kepada para finalis, supaya selalu menjaga attitude, selalu rendah hati serta bijaksana memanfaatkan kesempatan-kesempatan baik yang sudah diperoleh. Pengalaman menjadi finalis Duta Kopi ini harus dijadikan mementum untuk menggapai cita-cita yang diimpikan.


Merebaknya trend “ngopi” di kalangan anak muda dewasa ini telah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat urban. Tentu saja ini menjadi peluang untuk menggiatkan bisnis kopi tidak hanya di perkotaan, namun juga di daerah-daerah. Diharapkan dengan menjamurnya bisnis kopi ini akan memberikan efek domino tidak hanya bagi pengusaha namun juga bagi kesejateraan petaninya. Selain itu, kehadiran Duta Kopi ini bisa lebih memperkenalkan cita rasa kopi Nusantara yang begitu beragam hingga semakin dikenal luas di skala Internasional.


 

Artikel terkait