-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 876462
Duta Kopi Indonesia 2018 Tingkatkan Pemahaman tentang Perkopian di Balittri PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Selasa, 30 Oktober 2018 07:30

18 Finalis Duta Kopi Indonesia 2018 yang berasal dari berbagai provinsi berkunjung ke lokasi kebun percobaan Pakuwon pada Kamis, (25/10). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Rembug Kopi Nusantara yang menjadikan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) sebagai destinasi untuk memberikan pembekalan dan pemahaman tentang perkopian dengan melihat secara langsung pertanaman yang ada di lapangan. Di kebun koleksi plasma nutfah kopi Balittri, para finalis Duta Kopi ini mengawali pengenalan lebih dalam, ketiga jenis kopi yaitu arabika, robusta, dan liberika dijelaskan secara rinci oleh staf peneliti Balittri Nur Kholis Firdaus, M.Sc. Penjelasan pertama bertempat di perbenihan kopi arabika yang diperbanyak untuk disumbangkan secara gratis kepada para stakeholders yang membutuhkan dan berkeinginan untuk mengembangkan kopi di lahan perkebunan miliknya masing-masing. Di perbenihan ini, juga dikenalkan penggunaan teknologi unggulan Balittri seperti pupuk hayati dan produk lainnya.


Tahapan selanjutnya,  peserta diajak melihat lokasi kebun entres kopi robusta yang merupakan koleksi pertanaman untuk digunakan sebagai sumber perbanyakan benih secara vegetatif (setek berakar) mengingat robusta merupakan jenis kopi yang menyerbuk silang. Di lokasi ini banyak sekali peserta yang tertarik untuk berdiskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan, sehingga terlihat juga nuansa keilmuannya. Sebaliknya dari Balittri juga dengan senang hati menjawab dan menjelaskan setiap pertanyaan yang diajukan.



Selain pengenalan materi genetik jenis-jenis kopi yang ada, tentunya proses pasca panen juga menjadi daya tarik bagi para finalis Duta Kopi, sehingga pendalaman materi lapangan ini semakin komplit mulai dari hulu sampai hilir dengan melihat proses hingga produk akhir. Di laboratorium bioindustri, peserta berkesempatan menyaksikan penyangraian biji kopi. Aroma harum menyegarkan sudah tercium dari lokasi ini karena sedang berlangsung aktivitas me-roasting biji kopi. Ir. Juniaty Towaha sebagai peneliti senior di Balittri menjelaskan proses pengolahan kopi, mulai dari panen sampai menjadi sebuah produk. Meskipun bukan yang pertama bagi para duta kopi melihat proses pengolahan kopi ini, namun mereka sangat antusias melihat dan melakukan uji aroma kopi. Selain kopi, mereka juga menyempatkan diri melihat proses pengolahan kakao hingga menjadi coklat siap konsumsi. “coklatnya enak”, puji salah satu finalis yang kemudian dibelinya untuk buah tangan.


Syahri dan Ulfah, duta kopi perwakilan Sulawesi Selatan menuturkan, sangat terkesan dengan penyambutan dan pelayanan yang diberikan oleh staf Balittri. Mereka juga menceritakan kekagumannya pada kebun percobaan milik Balittri, terutama untuk lokasi Agro Widyawisata Ilmiah. Lokasi perkebunan yang ditata secara indah dan menarik, sehingga sayang untuk dilewatkan menjadi lokasi swa-foto atau selfie.  “Di sini kami bisa melihat langsung proses pengolahan kopi, dan kakao yang telah dipanen sebelumnya di kebun sendiri”, ungkapnya. Mereka juga mengatakan bahwa pengalaman ini akan menjadi oleh-oleh untuk bercerita di daerahnya mengenai Balittri.



Setelah puas berkeliling kebun, peserta kunjungan ini melepaskan penat sembari dijamu dengan santap makan siang. Perjalanan ke Balittri telah usai, namun mereka masih melanjutkan perjalanan menuju Jakarta untuk melakukan pagelaran di Jakarta. Semoga kunjungan mereka ke Balittri dapat memberikan manfaat, dan tentunya terukir harap bahwa Balittri akan selalu siap menjadi destinasi kunjungan bagi para stakeholders. Semoga!

 

Artikel terkait