-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 85 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150351
Kesiapan Berbagai Lini di Balittri Jelang Rapat Kerja PUI PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Susilawati   
Selasa, 22 Januari 2019 07:30

Rapat internal Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) yang diselenggarakan pada Kamis (17/12/19) di Aula Balittri dihadiri oleh Peneliti, Calon Peneliti, dan Teknisi Litkayasa lingkup Balittri. Rapat internal yang dibuka langsung oleh Kasie Yantek dan Jaslit Dr. Ir. Samsudin, M.Si. ini bertujuan untuk mempertajam fokus Pusat Unggulan Iptek (PUI) sebagai tindak lanjut dari kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Agrosinema – Bogor pada tanggal 10 Januari lalu. Selain itu, dibentuk juga struktur organisasi internal Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioindustri Perkebunan Balittri.PUI


Rapat ini dilakukan untuk menyampaikan target dan tanggung jawab yang perlu dicapai oleh Balittri agar ditahun mendatang Balittri ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek Bioindustri Perkebunan. Penetapan struktur organisasi internal PUI Bioindustri Perkebunan Balittri dipimpin oleh Dr. Ir. Samsudin, M.Si, dan disepakati Dr. Nur Ajijah, SP. M.Si selaku ketua pengelola PUI dan Khaerawati, S.P. M.Si sebagai Sekretaris. Selanjutnya rapat dilanjutkan dengan membahas fokus unggulan PUI dan target yang harus dicapai dalam setahun berjalan ini.


Antusiasme peneliti terlihat sangat jelas dengan menyumbangkan ide dan pemikirannya untuk menyukseskan target yang akan dicapai di tahun ini. Dijelaskan lebih lanjut oleh Nur Ajijah dengan ditetapkannya Balittri sebagai anggota pembinaan PUI menjadi kesempatan untuk dikenal lebih luas oleh lembaga riset lainnya dan sebagai ajang diseminasi produk yang telah dihasilkan oleh peneliti Balittri. Selain itu, PUI dapat menjadi jembatan untuk memulai kerjasama dengan pelaku industri sehingga produk unggulan bisa dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Nur Ajijah berharap dengan masuknya Balittri sebagai anggota pembinaan PUI bisa menjadi pemacu bagi peneliti untuk meningkatkan kreativitas dan menyumbangkan inovasi untuk kemajuan Bioindustri Perkebunan di Indonesia.