-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

PPID
Kalender Tanam
perpus_digital
Sigap UPG
TV-TANI
satu-layanan
SKM
Lapor.go.id
Saber Pungli
WBS
Ejurnal
WBK

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 41 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 976815
Balittri Siapkan Diri Menuju Balai Penelitian yang Unggul, Inovatif dan Berdaya Saing PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Kamis, 24 Januari 2019 07:30

Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Ir. Syafaruddin, Ph.D. mengatakan Balittri berkomitmen mempersiapkan diri  untuk dapat ditetapkan menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI) di tahun 2020. PUI adalah milik bersama, tentu saja sudah menjadi tanggung jawab bagi kita semua tanpa terkecuali. “Bukan hanya peneliti, melainkan juga semua pihak”, tegasnya saat membuka rapat koordinasi penyusunan rencana riset dan capaian riset PUI tahun 2019, Selasa (22/1).



Kepala Balittri memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang berkontribusi baik secara langsung atau tidak langsung dalam rangka mensukseskan target Balittri menuju PUI di tahun 2020. Selain itu, lanjutnya, Balittri telah menghasilkan capaian yang baik, dimana dalam kurun waktu satu tahun telah berhasil mendapatkan pembinaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi. Ditambahkan pula, PUI ini menjadi momentum bagi Balittri untuk mempertajam target riset yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2019 mendatang.



Dr. Ir. Samsudin, M.Si juga menekankan selain fokus pada riset, diharapkan juga semua pihak dapat mendokumentasikan secara rapih, sehingga akan mempermudah dalam penyusunan materi-materi yang diperlukan selama masa pembinaan ini. Dalam masa pembinaan PUI ini, terdapat 3 (tiga) hal yang harus dikembangkan oleh Balittri untuk menjadi lembaga penelitian dan pengembangan yang unggul dalam kegiatan riset. Ketiga hal tersebut mencakup Sourcing Absorptive Capacity (SAC), yakni kapasitas sumberdaya dan lembaga dalam mendapatkan akses informasi, Research and Development Capacity (RDC), yakni kapasitas riset, serta Disseminating Capacity (DC), yakni kapasitas dalam mendiseminasikan produk hasil riset.



Pada pertemuan sebelumnya juga telah ditetapkan penanggung jawab Tim  PUI, seperti Nur Kholilatul Izzah, S.P., M.P., Ph.D. untuk kordinator tim SAC, Dr. Ir. Bariot Hafif, M.Sc. untuk kordinator RDC, dan Ir. Saefudin untuk kordinator DC.  Dengan dibentuknya tim tersebut, diharapkan finalisasi rencana kerja  PUI  tahun 2019 dapat segera terlaksana, sehingga tujuan Balittri untuk  menjadi balai  penelitian yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional segera dapat diwujudkan.

 

Artikel terkait