-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Lapor.go.id
pui-balittri
TV-TANI
WBS
Sigap UPG
Saber Pungli
SKM
PPID
WBK
perpus_digital
satu-layanan
Ejurnal
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 112 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1290328
Seminar Internal Balittri : Knowledge Sharing Mitigasi dan Adaptasi Tanaman terhadap Perubahan Iklim Global PDF Cetak E-mail
Berita Internal
Oleh Lia Anggraini   
Rabu, 29 Mei 2019 07:30

Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan ilmiah bagi peneliti dan teknisi litkayasa di Balai penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), menggelar kegiatan seminar internal yang merupakan program rutin yang diadakan oleh Pelayanan Teknis dan Jasa Penelitian (Yantek dan Jaslit). Acara ini digelar secara rutin, sehingga para peneliti dapat menyampaikan gagasan-gagasan riset yang sudah atau sedang dilakukan.

Senin lalu (27/5), Dr. Nur Ajijah, S.P, M.Si., memberikan paparan dan rancangan penelitian yang dilakukan selama menjalani masa postdoctoral di Ibaraki University, Japan. Sebanyak 30 peneliti baik dari bidang pemuliaan tanaman, hama dan proteksi, serta ekofisiologi turut hadir di ruang rapat kantor Balittri untuk mendengarkan paparan. Dr. Nur Ajijah, S.P., M.Si., berkesempatan menyampaikan penelitiannya mengenai Analisis Ekspresi Gen Fotosintesis dan Heat Shock Protein (HSP) Kakao pada Kondisi Cekaman Suhu Tinggi.

Perubahan iklim (climate change) merupakan hal yang tidak dapat dihindari akibat pemanasan global (global warming) dan diyakini akan berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pertanian. Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan fenomena iklim secara ekstrim menimbulkan cekaman atau tekanan yang mengganggu produktivitas tanaman, salah satunya tanaman perkebunan.

Dr. Nur Ajijah mengatakan dampak perubahan iklim juga akan mempengaruhi hasil fotosintesis tanaman. Menurutnya, dari seluruh jaringan tanaman yang paling sensitif terhadap perubahan suhu adalah bagian membran sel, dan dari di antara membran sel yang paling sensitif adalah membran tilakoid. Bagi tanaman, protein merupakan bagian penting dari proses pertumbuhan dan perkembangan.  Berubahnya kondisi lingkungan akan berpengaruh terhadap   ekspresi gen termasuk gen-gen fotosintesis dan HSP.  “HSP ini berperan dalam mekanisme toleransi tanaman terhadap cekaman suhu tinggi maupun rendah”, ujarnya.

Suasana diskusi pun terbangun secara ilmiah saat peserta seminar mengajukan beberapa pertanyaan serta gagasan-gagasan terhadap apa yang telah disampaikan oleh penyaji. Yang menjadi menarik adalah muncul gagasan yang konstruktif dari para peserta seminar, sehingga mereka dapat saling bersinergi dalam melaksanakan kegiatan riset kedepannya. Pertukaran ide dan pemahaman yang berlangsung dalam rangka sharing knowledge ini diharapkan dapat memperkaya wawasan bagi seluruh peneliti di Balittri.

 

Artikel terkait