-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

PPID
Lapor.go.id
WBK
Pakar Kopi
WBS
SKM
Kalender Tanam
Sigap UPG
Ejurnal
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Saber Pungli
perpus_digital

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 11 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1144395
Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Alih TeknologiDalam rangka meningkatkan Adopsi Invensi oleh industri PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Administrator   
Jumat, 17 Februari 2012 13:51

Pada Tanggal 10 Februari 2012, di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) diadakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Alih Teknologi dari Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP), Para peneliti dihimbau untuk meningkatkan jumlah HKI dan PVT (Perlindungan Varietas Tanaman) untuk pengembangan teknologi bagi pembangunan pertanian. Disampaikan pada acara tersebut tata cara dan proses pendaftaran HKI yang berupa : Paten, Hak Cipta, Merek, dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Selain mengelola pengajuan HKI, BPATP juga akan menjembatani antara Peneliti/Balai Penelitian yang menghasilkan invensi teknologi dengan Lisensor (mitra kerjasama/badan usaha/industri) melalui kegiatan Round Table Meeting

Ada Tujuh Indikator Untuk mengukur Keberhasilan Lembaga Litbang

1.       Publikasi ilmiah (nasional)

2.       PI Internasional

3.       Sitasinya

4.       HKI

5.       Layanan Teknologi

6.       Lisensi

7.       Spin off

Untuk mendukung  itu semua Badan Litbang Pertanian mempunyai langkah strategis yaitu :

1. Penelitian harus bersifat aplikatif untuk pemenuhan pasar

2. Hasil-hasil penelitian tersebut harus mempunyai keunggulan komparatif, kompetitif dan mudah diadopsi

3. Mengembangkan sistem alih teknologi yang meliputi perlindungan HKI, promosi dan kerjasama pemanfaatan yang memadai dan mudah diimplementasikan.

Alih teknologi adalah mekanisme pengalihan teknologi/penemuan dari UK/UPT kepada mitra kerjasama baik melalui lisensi maupun tanpa lisensi. Berdasarkan peraturan tentang alih teknologi, perguruan tinggi dan lembaga litbang wajib mengusahakan alih teknologi yang dibiayai oleh pemerintah. Adapun tujuan kerjasama alih teknologi adalah : menyebarluaskan hasil litbang ( invensi ), meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan dan menguasai hasil litbang, pengembangan dan penyebarluasan kemajuan IPTEK dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dalam sosialisasi ini juga dilakukan sesi diskusi yang bernama pojok konsultasi, para peneliti dari Balittri bisa berkonsultasi dan menanyakan apapun tentang Hak kekayaan Intelektual, meliputi, paten, hak cipta, peraturan perundangan sampai dengan peluang – peluang yang ada.

Salah satu penelitian dari Balittri yang dikerjakan oleh Dr. Iwa Mara Tisawa, M.Si dkk. menghasilkan Invensi berupa Insektisida Biotris Cair, yaitu insektisida nabati berbentuk cair yang digunakan untuk mengendalikan penggerek batang cengkeh, pala, lada dan tanaman lainnya yang mampu menekan tingkat serangan hama tanaman tersebut. Biotris ini berbahan aktif utama alpha-eleosteraic acid. Penandatanganan kerjasama lisensi dengan pihak mitra kerjasama telah dilaksanakan pada saat acara Round Table Meeting di JCC pada hari kamis tanggal 9 februari 2012.