Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
WBK
TV-TANI
LPSE
SKM
perpus_digital
Lapor.go.id
WBS
Kalender Tanam
Pakar Kopi
pui-balittri
baittri-siap-zi
satu-layanan
PPID
Ejurnal
Saber Pungli
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 18 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2065258
Gerakan Pangkas Tanaman Kopi di Kabupaten Bogor PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Samsudin   
Senin, 11 November 2019 08:47

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor sejak tahun 2014 secara intensif mengembangkan komoditas kopi. Luas areal perkebunan kopi di wilayah Kabupaten Bogor mencapai kurang lebih 6.000 hektar, terdiri dari sekitar 90% kopi Robusta dan 10% kopi Arabika. Produktivitas kopi Bogor masih terbilang rendah, yaitu sekitar 700 kg/ha/tahun. Rendahnya produktivitas tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: bahan tanam asalan, belum diterapkan teknologi budidaya yang baik, adanya serangan hama dan penyakit, dan sebagian besar tanaman sudah tua.

Untuk meningkatkan produktifitas kopi rakyat tersebut, dilakukan program rehabilitasi tanaman yang sudah tua dengan program gerakan pangkas tanaman kopi.

Bertempat di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada hari Kamis, 7 November 2019 dilaksanakan gerakan pangkas kopi. Acara ini diikuti oleh sekitar 50 orang perwakilan petani dari 7 Kecamatan yang dibuka oleh Kepala Distanhorbun Ir. Siti Nurianty, MM dan dihadiri oleh Camat Babakan Madang. Sebagai narasumber kegiatan ini adalah Mangantar David, S.P., M.P. Kasie Pengembangan Kawasan Tanaman Penyegar, Direktorat Tanaman Tahunan dan Penyegar, Dirjenbun, dan Dr. Ir. Samsudin, M.Si. Kasie Pelayanan Teknis dan Jasa Penelitian, Balittri.

Dalam arahannya Bu Kadis menyampaikan capaian kinerja bidang perkebunan yang telah mengantarkan kopi Bogor meraih beberapa penghargaan di tingkat nasional dan bahkan internasional. Capaian kinerja yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan adalah sudah terbitnya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) kopi robusta Bogor dengan nama Java Robusta Bogor. Praktek gerakan pangkas tanaman kopi dilaksanakan pada pertanaman kopi robusta yang sudah berumur lebih dari 20 tahun di kebun petani Desa Karang Tengah. Praktek lapang pemangkasan dibimbing langsung oleh Dr. Samsudin yang didahului secara simbolis pemangkasan oleh Ibu Kadis, Pak Camat dan Kepala Desa setempat. Semoga program ini akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani kopi di wilayah Kabupaten Bogor.