Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Pakar Kopi
satu-layanan
pui-balittri
SKM
perpus_digital
WBS
PPID
Saber Pungli
Kalender Tanam
Lapor.go.id
TV-TANI
Sigap UPG
WBK
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 36 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1419523
Balittri Hadiri Forum SPI Pertanian Tahun 2020 PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Arlia Dwi Hapsari dan Diah Ayu Rahmawati   
Kamis, 27 Februari 2020 07:30

Dalam rangka meningkatkan maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern (SPI) lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Inspektorat Jenderal Kementan melaksanakan Forum Nasional SPI Lingkup Kementan Tahun 2020 dengan tema Digitalisasi Pengendalian Intern Pada Kegiatan Kostratani untuk Mewujudkan Petani Maju Mandiri Modern di Surabaya pada tanggal 24-26 Februari 2020.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh 200 peserta yang berasal dari Eselon I Kementan, UPT lingkup Kementan dan Dinas Pertanian Daerah. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Ir. Hadi Sulistyo, M.Si. yang mewakili Gubernur Jawa Timur, serta dilanjutkan sambutan Inspektorat Jenderal Kementan yang diwakili oleh Inspektur III, Fuadi Ak, MPA. Kemudian Dr. Heni Nugraha, SE., MM. memaparkan materi Membangun SPI Kostratani yang handal.

Komando strategis pembangunan pertanian yang selanjutnya disebut Kostratan adalah gerakan pembaharuan pembangunan pertanian nasional berbasis Teknologi Informasi. Sedangkan Komando strategis petani yang selanjutnya disebut Kostratani adalah gerakan pembaharuan pembangunan pertanian kecamatan, melalui optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian Indonesia. Kostratan dan Kostratani diatur dalam Permentan Nomor 49 Tahun 2019.

Pada hari kedua kegiatan ini, narasumber dari Direktorat Teknis Kementan, yaitu Ditjen Tanaman Pangan, Ditjen Perkebunan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Ditjen Hortikultura, dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memaparkan kegiatan strategis dan titik kritis program prioritas yang mendukung program Kostratani Tahun 2020-2024, diantaranya yaitu Ditjen Tanaman Pangan dengan program Propaktani, Kostraling, Ditjen Perkebunan dengan program Grasida untuk menunjang Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor) 13 komoditas perkebunan penopang PDB pertanian, Ditjen PKH dengan program Sikomandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri) dan Gratieks sarang burung walet, Ditjen Hortikultura dengan program Gedor Horti yaitu Gerakan Mendorong Produksi Hortikultura, dan BPPSDMP dengan program AKSI terdiri dari Gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian, Penyuluhan, Pendidikan, dan Pelatihan Vokasi mendukung penumbuhan pengusaha pertanian milenial dan program utama Kementan.

Sedangkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Dr. Arief Tri Hardiyanto, Ak., MBA., selaku Direktur Pengawasan Bidang Pangan, Pengelolaan Energi dan SDA, memaparkan mitigasi risiko Program Kostratan berbasis digital dan penyusunan analisis risiko Program Kostratan. Selanjutnya, pemaparan oleh Inspektur Investigasi, Drs. Sotarduga Hutabarat, M.Si., Ak., mengenai Potensi Tipikor dalam Pelaksanaan Kostratani.

Harapan dilaksanakannya kegiatan ini adalah penguatan tekad komitmen pimpinan dan seluruh pegawai Kementan untuk implementasi SPI serta harmonisasi Pusat dan Daerah dalam mewujudkan program Menteri Pertanian yaitu Kostratani, serta sebagai dasar rancangan pengawasan dan implementasi SPIP.

 

Artikel terkait