Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
perpus_digital
WBS
PPID
Saber Pungli
Kalender Tanam
Lapor.go.id
TV-TANI
Sigap UPG
WBK
Ejurnal
Pakar Kopi
satu-layanan
pui-balittri
SKM

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 39 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1419591
Dukung GRASIDA, Disbun Jabar Gelar Bimtek Pengolahan Kopi Robusta dan Arabika PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Eko Heri Purwanto   
Senin, 16 Maret 2020 07:30

Kopi merupakan salah satu komoditas yang menjadi prioritas program GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Ekspor) yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dan dijabarkan dengan GRASIDA (Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing) oleh Pemerintah Daerah. Dalam rangka mendukung program tersebut, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengolahan Produk Perkebunan Kopi Robusta di Bogor (04/03) dan Kopi Arabika di Bandung (05/03) dengan narasumber Eko Heri Purwanto, STP., M.Sc dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) dan Kurnia Danumihardja owner Tona’s Coffee.

Bimtek Pengolahan Kopi Robusta dilaksanakan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor diikuti oleh 6 kelompok tani dari 5 kecamatan. Kasie pengolahan Disbun Jabar Novie Yulianti SP, MM. menjelaskan tempat pelaksanaan dipilih di Kabupaten Bogor karena luas area terbesar se-Jawa Barat untuk budidaya kopi Robusta adalah Bogor, kurang lebih 6000 Ha. Sementara itu Kadistanhorbun Bogor Ir. Siti Nurianty, MM. juga menyampaikan Kabupaten Bogor sudah mendapatkan produk Indikasi Geografis Kopi Robusta Java Bogor dan salah satu program strategisnya menjadi penghasil kopi Robusta terbesar di Jawa Barat. Dukungan, pendampingan dan bimbingan teknis pengolahan produk diperlukan untuk meningkatkan kualitas, daya saing dan nilai tambah komoditas kopi Robusta.

Hari kedua, tanggal 05 Maret 2020 bimtek pengolahan kopi Arabika dilaksanakan di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Kopi Kertasari, Bandung dan diikuti oleh 35 petani kopi. Kopi Arabika di Provinsi Jawa Barat termasuk kopi dengan kualitas sangat baik dengan produk Indikasi Geografis Kopi Arabika Java Preanger karena kondisi alam dengan iklim yang mendukung berupa daerah pegunungan di Bandung dan sekitarnya. Bimtek dilaksanakan dengan penyampaian materi pascapanen dan pengolahan, diskusi dan praktek pengolahan kopi Arabika olah basah berupa pulping dan hulling sampai roasting dan brewing dengan mesin espresso yang ada di TTP Kopi Bandung.

 

Artikel terkait