Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Saber Pungli
Kalender Tanam
Lapor.go.id
TV-TANI
Sigap UPG
WBK
Ejurnal
Pakar Kopi
satu-layanan
pui-balittri
SKM
perpus_digital
WBS
PPID

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 30 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1419488
Seputar PKL di Balittri PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Emi Suhaemi   
Kamis, 19 Maret 2020 07:30

Suatu pepatah mengatakan “guru terbaik adalah pengalaman”. Dengan pengalaman seseorang dapat belajar dan mengajar dari apa yang dialami sebagai bekal dimasa depan nanti. Salah satu pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya sebagai seorang mahasiswa yaitu ketika melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). PKL merupakan salah satu kegiatan yang diadakan jurusan sebagai wadah pengaplikasian atas apa yang telah dipelajari di kelas untuk di praktikan. PKL dapat dilakukan diberbagai instansi sesuai dengan pilihan dan kebutuhan matakuliah jurusan.

Saya Emi Suhaemi, mahasiswa semester 6 Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tempat PKL yang saya pilih yaitu Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar atau biasa dikenal dengan BALITTRI. Terletak di Jalan Raya Pakuwon KM 02 Parungkuda, Sukabumi, menjadikan Balittri sebagai tempat yang memiliki suasana sejuk dan nyaman untuk disinggahi. Ditunjang dengan fasilitas yang memadai, menjadikan Balittri sebagai instansi yang menjadi rekomendasi untuk kegiatan magang dan meneliti.

PKL ini dilaksanakan selama 30 hari dari bulan Februari hingga Maret 2020. Alasan saya memilih Balittri selain karena fokus jurusan kebidang Botani, Balittri juga memiliki berbagai kajian komoditi sehingga saya dapat memperoleh banyak informasi. Adapun komoditi-komoditi tanaman yang diteliti diantaranya yaitu Karet, Kakao, Teh, Makademia, Melinjo, Tamarin, Kola, Iles-Iles, Kemiri Sayur,dan kopi. selaan penelitian, Balittri juga memiliki tiga kegiatan utama yaitu pengadaan benih unggul, pengolahan bioindustri dan pengolahan bioenergi. Adapun topik kegiatan yang saya ikuti yaitu perbenihan setek berakar kopi yang dilaksanakan di Agro Widya Wisata Ilmiah (AwWI) Balittri.

Dengan respon pelayanan yang begitu cepat, membuat singkat dalam administrasi surat menyurat. Dalam hitungan satu minggu saya sudah dapat menginjakan kaki di Balittri. Kegiatan hari pertama diawali dengan perkenalan dan pengenalan lingkungan, sejak hari pertama sudah terasa kehangatan keramahan dan rasa kekeluargaan antar pegawai dan karyawan. Diperhatikan juga kedisiplinan dengan jadwal kegiatan dari senin hingga jumat mulai jam setengah delapan pagi hingga empat sore hari. Selain itu, kegiatan yang selalu dinanti yaitu olahraga senam pagi untuk mengolah diri dan menyanyi untuk asupan ekspressi diri.

Terdapat tiga komoditi utama Balittri Pakuwon yaitu karet, kopi dan kakao. Dari ketiga komoditi tersebut, saya dapat mengikuti  berbagai kegiatan terkhusus diperbenihan, dimana saya dapat mempelajari teknik perbanyakan kopi dengan metode setek berakar, kakao dengan metode grafting, sambung pucuk, dan sambung samping, juga karet yang diperbanyak dengan okulasi. Kegiatan tersebut memberikan kesenangan tersendiri bagi saya dimana saya dapat menguji seberapa persen tingkat keberhasilan perbanyakan benih yang saya lakukan pada ketiga komoditi tersebut. Pada kegitan ini pula, saya mencoba memberikan perlakuan pada setek berakar Kopi Robusta (Coffea canephora) yang diuji tingkat keberhasialnnya berdasarkan perbedaan ruas entres yang ditanam dimana perbanyakan entres tersebut menggunkana setek ruas 2-4.

Dalam bimbingan selama kegiatan, pembimbing lapangan selalu mengarahkan saya untuk terus memaksimalkan kegiatan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dilapangan sehingga meskipun diperbenihan, saya juga dapat mengikuti proses pengolahan kopi dan kakao dari mulai memanen hingga pengemasan. Hal inilah yang membuat saya bersemangat dalam berkegiatan karena sekali mendayung satu dua pulau terlampaui.

Hingga minggu terakhir tiba, saya masih dibuat betah dengan suasana yang ada, dimana saya dapat menjalin silturahmi dan menjalin relasi dengan peserta PKL dari universitas lain. Keakraban yang dijalin membuat PKL ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Semoga apa yang saya dapatkan di Balittri menjadi bekal pengalaman di kehidupan nanti dan dapat diamalkan untuk berbagi ilmu dan informasi. Semoga Balittri semakin baik lagi dan semakin berkontribusi untuk negeri guna membangun industri pertanian yang memadai melalui penelitian tanaman industri dan penyegar yang bermutu tinggi. Terima kasih Balittri

 

Artikel terkait