Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
TV-TANI
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
perpus_digital
Kalender Tanam
PPID
Saber Pungli
pui-balittri
SKM
WBK
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Sigap UPG
WBS
LPSE

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 66 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1985387
Pembangunan Sektor Pertanian Mendukung Ketahanan Pangan di Masa Pandemi PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Lia Anggraini   
Kamis, 16 Juli 2020 07:30

Sekertaris Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Momon Rusmono, M.S  menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh punggawa di lingkup Kementerian Pertanian untuk tetap semangat bekerja keras, kompak dan solid. “Diharapkan  kita mampu menyelesaikan permasalahan yang muncul dan dapat keluar jerat masalah ekonomi yang dihasilkan oleh pandemik Covid ini” Tegasnya.

Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Webinar Keterbukaan Informasi pada Rabu, (15/7). Webinar ini diselenggarakan oleh Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian. Disaksikan secara video conference melalui aplikasi Zoom, Meeting  Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Dr. Tri Joko Santoso, S.P, M.Si. berkesempatan pula mendengarkan arahan langsung dari Sekertaris Jenderal. Lebih dari 200 peserta yang terdiri dari Kepala UK/UPT serta PPID pelaksana di seluruh Lingkup Kementerian Pertanian juga ikut bergabung dan mendengarkan arahan langsung dari Sekjen Kementerian Pertanian.

Sektor pertanian mempunyai peran yang strategis dalam perekonomian nasional. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian berupaya semaksimal mungkin tanpa mengenal lelah menyediakan kebutuhan pangan bagi seluruh penduduk di Indonesia. Upaya keras pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam penyediaan pangan antara lain melalui peningkatan produksi pertanian di dalam negeri sehingga mampu menekan harga pangan menjadi stabil. 

Sepanjang tahun 2020 hingga saat ini, ketersediaan 11 pangan strategis  diperkirakan cukup aman. Untuk memperkuat ketersediaan pangan pokok, seperti beras, Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan tanam terutama pada musim tanam ke-2 . Diharapkan dengan  percepatan  pada musim tanam ke-2 ini  pasokan beras dapat tercukupi. Sehingga stok pangan dapat terpenuhi hingga pengujung tahun 2020. Hal ini juga berarti ketersediaan saat memasuki musim tanam ditahun berikutnya masih dapat disiapkan. Upaya ini tentu saja membutuhkan dukungan dan kerja keras semua pihak dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di masa pandemik ini.

Seperti diketahui bersama, Pandemi Covid-19 ini telah memberikan dampak bagi semua sektor, khususnya ekonomi. Penurunan pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh penurunan daya beli masyarakat. Namun, Dr. Ir. Momon Rusmono, M.S berpendapat bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor otonomi yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk tetap bertahan dan tetap eksis menghadapi krisis. Oleh karenanya sektor pertanian mampu dijadikan penopang ekonomi. Selain itu juga  diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja. Semoga apa yang disampaikan oleh Sekertaris jenderal dapat menjadi pemicu bagi seluruh elemen di lingkup Kementerian Pertanian untuk terus bekerja keras dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia. Semoga

 

Artikel terkait