Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
WBS
LPSE
TV-TANI
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
perpus_digital
Kalender Tanam
PPID
Saber Pungli
pui-balittri
SKM
WBK
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 21 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1988048
Balittri Mengadakan Pelatihan Teknologi Informasi Mendukung Kostratani di BPP Cisaat, Kab. Sukabumi PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Abdul Muis Hasibuan   
Selasa, 15 September 2020 07:30

Dalam strategi pembangunan pertanian periode 2019 – 2024, Kementerian Pertanian menempatkan perangkat penyuluhan sebagai garda terdepan, terutama dalam upaya pencapaian target program utama Kementerian Pertanian dan merealisasikan satu data pertanian (Big Data) yang valid dan terpercaya. Strategi yang dilakukan adalah dengan menerapkan program Kostratani (Komando Strategis Pembangunan Pertanian) dimana Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan menjadi sebuah entitas kelembagaan yang dijadikan sebagai ujung tombak utama. Kegiatan kostratani di tingkat kecamatan tersebut menjadi pemasok data yang terhubung secara berjenjang hingga ke tingkat nasional dan juga menjadi fasilitator pelaksanaan program-program pembangunan pertanian.

Salah satu elemen penting untuk mendukung kelancaran kegiatan Kostratani adalah penguatan dukungan data dan informasi berbasis IT, sehingga terbentuk sinergi dan keselarasan dalam kegiatan pembangunan pertanian di tingkat Kecamatan yang dapat dipantau langsung secara berjenjang hingga ke tingkat pusat. Kementerian Pertanian telah mengembangkan berbagai aplikasi berbasis IT terkait dengan Kostratani. Namun demikian, sebagai pemasok utama data dan informasi, sumberdaya manusia di tingkat BPP perlu diperkenalkan dan dilatih dalam menggunakan berbagai aplikasi tersebut agar data yang dipasok dari tingkat kecamatan akurat, valid dan tepat waktu.

Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) sebagai UPT Kementerian Pertanian yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi ditugaskan untuk melakukan pembinaan terhadap 2 (dua) BPP yang ada di wilayah tersebut untuk dapat dijadikan sebagai BPP model Kostratani yaitu BPP Kec. Cisaat dan Surade. Salah satu upaya yang dilakukan untuk percepatan BPP model adalah dengan melakukan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi yang terkait dengan Kostratani sehingga dapat mengakselerasi pelaksanaan kegiatan Kostratani di wilayah tersebut. Pelatihan telah dilaksanakan pada hari Senin, 14 September 2020, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian, Kec. Cisaat, Kab. Sukabumi, Jalan Raya. Cikuray Ds. Sukamanah, Kec. Cisaat – Sukabumi.

Kegiatan pelatihan teknologi informasi mendukung kegiatan Kostratani dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan sumberdaya manusia di BPP Kecamatan Cisaat dalam menggunakan berbagai aplikasi IT sehingga dapat mengimplementasikannya dalam berbagai kegiatan pembangunan pertanian di wilayah Kecamatan Cisaat serta melakukan pelaporan dengan data dan informasi yang cepat dan akurat secara periodik. Kegiatan ini melingkupi (i) pelatihan IT dan manajemen data/informasi pertanian; (ii) pelatihan updating Simluhtan, eRDKK, dan CPCL; dan (iii) pelatihan aplikasi pelaporan program utama Kementan (Aplikasi dikirim ke AWR Kementan).

Pada pelatihan ini menghadirkan dua orang narasumber yaitu: Dayat Hermawan, S.Pt., M.Si dan M. Syafii Nasution, S.Sos, widyaiswara dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) – Cinagara, Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPSDMP). Kegiatan pelatihan diikuti oleh seluruh penyuluh pada BPP Kec. Cisaat yang terdiri dari 4 orang penyuluh PNS dan 4 orang penyuluh THL. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, SP., M.Si, Kasie Yantek dan Jaslit Balittri, kepala UPTD, Koordinator wilayah 1 Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dan beberapa staf dari Balittri.

BPP Kec. Cisaat telah memiliki fasilitas pendukung yang relatif memadai dalam mengimplementasikan kegiatan Kostratani seperti ketersediaan akses internet dan juga sarana lainnya. Namun demikian, perlu diinventarisasi lebih lanjut ketersediaan dan kebutuhan berbagai sarana dan prasarana pendukung yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan Kostratani. Sampai dengan pelaksanaan kegiatan pelatihan, dimotori oleh dua orang administrator yang sudah pernah mengikuti pelatihan sejenis, BPP Kec. Cisaat pada dasarnya sudah mengimplementasikan berbagai  kegiatan Kostratani seperti implementasi penyusunan eRDKK, implementasi penyusunan CPCL, implementasi verifikasi CPCL, implementasi monitoring bantuan saprotan (benih, pupuk, pestisida, alsintan, dll), implementasi pendampingan petani dalam mengimplementasi program utama Kementerian Pertanian, implementasi monev program utama Kementerian Pertanian, implementasi pelaporan hasil kegiatan program utama Kementerian Pertanian secara periodik kepada Kostrada, Kostrawil dan Kostranas setiap hari Jumat (Aplikasi dikirim ke AWR Kementan). Namun demikian, masih banyak terdapat permasalahan dalam implementasinya sehingga pelaksanaan kegiatan pelatihan banyak difokuskan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

Pemanfaatan IT untuk pelaksanaan kostratani dan pelaporan kegiatan utama Kementerian Pertanian telah berjalan dengan relatif baik. Namun, beberapa dinamika di lapangan membutuhkan penyelesaian lebih lanjut dari pengambil kebijakan, terutama ketika aturan yang ada menghambat realisasi pelaksanaan kegiatan di lapangan seperti penggunaan KTI dan eRDKK dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Selain itu, dalam sistem pelaporan, perlu dibuat buku panduan dengan definisi yang lebih rinci dan detail sehingga terdapat kesamaan persepsi dalam mengumpulkan dan menginput data. Hal ini penting agar akumulasi dari berbagai wilayah yang digunakan sebagai dasar pengambil kebijakan merupakan data yang valid dan akurat serta diperoleh dari dasar asumsi yang sama.

 

Artikel terkait