Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
PPID
Saber Pungli
pui-balittri
SKM
WBK
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Sigap UPG
WBS
LPSE
TV-TANI
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
perpus_digital
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 20 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1979405
Balittri Berpartisipasi pada Bimtek Inovasi Teknologi Pertanian di Makassar, Sulawesi Selatan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Kamis, 26 November 2020 12:28

Bimbingan Teknis Inovasi Teknologi Pertanain untuk Meningkatkan Kapasitas SDM Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani dan Aparat Pelaksana Pembangunan Pertanian Mendukung Program Kostratani di Sulawesi Selatan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2020 di Hotel Harper, Makassar.  Peserta yang hadir pada Bimtek tersebut sebanyak 280 orang yang berasal Kementerian Pertanian (Balitbangtan, Ditjen PSP), Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Penyuluh, Kelompok tani dan petani milenial,  dan Aparat Pelaksana Pembangunan Pertanian lingkup Sulsel.

Acara Bimtek dimulai dengan sambutan/laporan dari Kepala BPTP Sulsel Dr. Ir. Abdul Wahid, MS, kemudian dilanjutkan dengan arahan dan pembukaan oleh Kepala  Balitbangtan  Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.  Dalam arahannya Kepala Balitbangtan menginformasikan bahwa pada masa pandemi Covid 19  sektor pertanian tetap tumbuh sebesar 2,5% (triwulan III), sedangkan sektor lainnya pertumbuhannya banyak yang minus.  Setiap provisni harus mempunyai 1- 2 komoditas andalan.  Untuk Sulawesi Selatan,  kopi merupakan salah satu komoditas andalan, dengan sentra produksinya  di daerah Toraja. Untuk pembiayaan usahatani pemerintah telah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat yang diperuntuk bagi petani. Tahun ini disediakan dana sebesar 50 triliyun dan tahun depan akan ditingkatkan menjadi 70 triliyun.

Sebagai acara inti adalah penyampaian materi Bimtek oleh para narasumber yang berasal dari Ditjen PSP (Direktur Pembiayaan Pertanian), Balitbangtan (Balittri, Balittro dan BPTP Sulsel), Perbankan (Pimbinan Cabang BRI dan BNI) dan Jasindo. Narasumber dari Balittri  ( Ir. Handi Supriadi) menyampaikan materi Inovasi Teknologi Budidaya Komoditas Kopi. Dari hasil diskusi terungkap bahwa petani sangat mengharapkan adanya pendampingan dari petugas Balitbangtan  dalam penerapan inovasi teknologi  budidaya  kopi di lapangan.

 

Artikel terkait