Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Sigap UPG
WBS
LPSE
TV-TANI
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
perpus_digital
Kalender Tanam
PPID
Saber Pungli
pui-balittri
SKM
WBK

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 19 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1988044
Serahkan 6000 Benih Kopi Liberika, Balittri Dukung Food Estate PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Nur Kholillatul Izzah dan Tri Joko Santoso   
Jumat, 27 November 2020 07:30

Meskipun fokus dari program food estate dititikberatkan pada produksi pangan, khususnya padi, akan tetapi diperlukan juga pengembangan produksi pangan lainnya yang dilakukan secara terintegrasi mencakup sektor pertanian, peternakan, hingga perkebunan yang berada di suatu kawasan. Sebagai Implementasi dan tindak lanjut dukungan inovasi teknologi Balittri untuk Kawasan food estate tersebut, Balai Penelitian Tanman Industri dan Penyegar (Balittri) menyerahkan 2.000 benih kopi Liberika kepada 16 Kelompok Tani di Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas.

Ke-16 kelompok tani tersebut berasal dari 2 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang masing-masing berasal dari Desa Terusan Karya dan Desa Terusan Mulya. Selain itu, Balittri kembali menyerahkan sebanyak 4.000 benih kopi kepada 12 kelompok tani di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Penyerahan bibit ini diberikan secara langsung oleh Kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, S.P., M.Si dan didampingi oleh Kasie Yantek dan Jaslit Nur Kholilatul Izzah, S.P., M.P., Ph.D, serta peneliti Balittri Abdul Muis Hasibuan, M.Si, pada Rabu (25/11).

Kopi Liberika merupakan salah satu varietas unggul yang dimiliki oleh Balittri. Balittri telah merilis 2 varietas kopi Liberika yaitu LIM-1 dan LIM-2 dari daerah pasang surut Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Dengan kondisi lahan dan lingkungan yang relatif tidak jauh berbeda dengan lokasi pelaksanaan food estate, diharapkan kedua varietas kopi Liberika tersebut dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di Kawasan tersebut.


Petani di kedua wilayah tersebut menyambut baik bantuan yang telah diberikan. Mereka berharap jumlah benih kopi yang diberikan bisa lebih banyak sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar kepada pendapatan petani. Menanggapi harapan petani tersebut, Kepala Balittri menyampaikan bahwa penyerahan benih ini masih tahap awal dan ke depan bisa ditambah dalam jumlah yang lebih besar jika program tersebut berkelanjutan. Dr. Tri Joko Santoso juga menekankan bahwa Balittri akan berkomitmen untuk mendampingi petani serta memberikan bantuan saprotan dalam proses pemeliharaan tanaman.

 

Artikel terkait