Warning: Wrong parameter count for array_unique() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1111

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1112
Balittri Jalin Kerjasama Tingkatkan Eksistensi Kopi di Provinsi lampung
Balittri Jalin Kerjasama Tingkatkan Eksistensi Kopi di Provinsi lampung Cetak
Artikel
Oleh Lia Anggraini   
Kamis, 01 April 2021 11:11

Provinsi Lampung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tanaman kopi robusta  terbesar di Indonesia. Terdapat empat daerah di Provinsi Lampung  yang menjadi sentra kopi seperti, Bandar Lampung, Lampung Barat, Tanggamus, dan Way Kanan. Kopi Robusta Lampung sendiri ditanam di dataran rendah yakni berkisar 600-800 mdpl. Letak geografis serta kondisi tanah yang subur juga mempengaruhi prduktifitas dari tanaman yang menjadi sandaran penghasilan bagi sebagian masyarakat di wilayah ini.

Berdasarkan potensi yang dimiliki, tidak heran apabila Kopi Robusta asal Lampung memberikan kontribusi ekspor kopi terbesar. Bahkan, disaat pandemi berlangsung, data dari Kementerian Pertanian mencatat bahwa geliat ekspor komoditas perkebunan di wilayah ini juga meningkat.

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan eksistensi Kopi Robusta lampung sebagai primadona ekspor bagi perekonomian, Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) melaksanakan inisasi kerjasama dengen Pemerintah Daerah setempat. Salah satu wujud sinergi yang sudah dilakukan adalah dengan dilepasnya varietas Unggul Baru (VUB) Kopi Korolla Robusta di wilayah Lampung Barat beberapa tahun lalu.

Pada Tanggal 24 Maret 2021 Balittri mengikuti audiensi bersama Gubernur Lampung, di kediaman Rumah Dinas Gubernur. Pertemuan tersebut didampingi oleh Kepala Puslitbangbun, Ir. Syafaruddin, Ph.D, dan jajarannya, yang membahas pengembangan komoditas tanaman perkebunan, khususnya untuk tanaman kopi di Lampung. Gayung pun bersambut rupanya, Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi mengatakan bahwa pemerintah daerah memang tengah berupaya untuk meningkatkan produksi perkebunan di Provinsi Lampung. Gubernur lampung segera memerintahkan jajarannya dari dinas perkebunan untuk melakukan pembahasan selanjutnya.

Kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, S.P., M.Si menyampaikan gagasan kerjasama pengembangan kebun induk kopi Korolla 1,2,3 dan 4. Harapannya keberadaan kebun induk ini nantinya akan membantu penyediaan bibit kopi unggul yang dapat bermanfaat bagi petani Lampung dalam meningkatan produktifitas kopi di Provinsi Lampung.