Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
PPID
Saber Pungli
pui-balittri
SKM
WBK
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Sigap UPG
WBS
LPSE
TV-TANI
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
perpus_digital
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 11 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1979300
Koordinasi dan Survey Kegiatan RPIK Lada-Kopi PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Sakiroh   
Rabu, 02 Juni 2021 10:56

Sebagai salah satu lembaga di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pertanian, Balittri mengikuti kegiatan Riset Pengembangan Inovasi Kolaboratif (RPIK) Lada dan Kopi Robusta. Kegiatan yang diikuti juga oleh BBSDLP, BBP2TP, BALITTRO, BB MEKTAN, BB PASACA PANEN,  PUSLITBANGBUN, dan BALITTANAH ini dilaksanakan selama 5 hari di Sukabumi dan Lampung tanggal 25 – 29 Mei 2021. Dalam kegiatan ini dilaksanakan koordinasi serta survey lokasi penanaman Lada dan Kopi Robusta. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, SP.,M.Si., dan beberapa peneliti dari Balittri yaitu Nur Kholilatul Izzah, SP. M.P., Ph.D, Ir. Saefudin, Sakiroh S.P., M.Sc. dan Drs. M. Laba Udarno TS.

Kegiatan diawali dengan melakukan Koordinasi dengan Bappeda Provinsi Lampung tentang kegiatan RPIK Lada yang akan di lakasanakan di Kabupaten Tanggamus yaitu di Kecamatan Air Naningan dan Kecamatan Pulau Panggung. Kemudian melakukan survei lokasi ke Kecamatan Pulau Panggung diawali dengan koordinasi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang dihadiri Bupati Hj. Dewi Handajani, SE,. MM., Kepala Dinas, dekan dari UNILA dan  PPL.

Dalam kesempatan itu bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki wilayah perkebunan seluas 81.874 ha, yang didominasi oleh perkebunan Kopi Robusta memiliki luas 41.270 ha, dengan produksi 34.129 ton/tahun dan untuk komoditas lada memiliki luas 7.859 Ha dengan produksi 3.483 ton/tahun. Dalam hal ini Kabupaten Tanggamus menepati urutan ke dua sebagai Kabupaten penghasil Kopi dan Lada terbesar di Provinsi Lampung, setelah Kabupaten Lampung Timur, dimana Kecamatan Air Naningan menjadi salah satu sentra penghasil terbesar lada di Kabupaten Tanggamus. Kemudian dilanjutkan survey lokasi ke kebun lada monokultur lada dan Intercropping lada dan kopi Robusta di Kecamatan Pulau Panggung.

Survei lokasi ke Kecamatan Pulau Panggung daerah Batu Bedil dilaksanakan pada hari berikutnya. Di lokasi ini terdapat lada monokultur dan banyak yang terserang penyakit tanaman sehingga populasinya berkurang. Kemudian dilanjutkan dengan survey lokasi untuk demplot lada dan kopi robusta, lada monokultur dan perbenihan lada di Kecamatan Air Naningan.

Kegiatan pada hari keempat dilaksanakan dengan koordinasi dan mengumpulkan anggota kelompok tani Karya Makmur Pekon Sido Mulyo untuk pemetaan wilayah yang akan dijadikan demfarm rehabilitasi Lada dengan Kopi Robusta. Dalam pertemuan ini juga dilaksanakan pelatihan pemetaan lahan dengan program avenza, menyusun CPCL (calon petani calon lahan), mengetahui kendala petani lada dan kopi, dan kegiatan dikebun dalam RPIK lada dan kopi. Kemudian dilanjutkan dengan survey untuk demplot Lada dan kopi seluas 1 ha (Saky).

 

Artikel terkait