Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pui-balittri
PPID
WBS
satu-layanan
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
Saber Pungli
Sigap UPG
TV-TANI
SKM
Kalender Tanam
LPSE
WBK
Pakar Kopi
perpus_digital
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2014007
Balittri Dongkrak Produksi Pertanian Kecamatan Cisaat Lewat Diseminasi Produk Hasil Penelitian PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Lia Anggraini   
Jumat, 18 Juni 2021 11:09

Rabu,9 Juni 2021, kegiatan sosialisasi yang bertajuk Alih Teknologi dan Inovasi hasil penelitian telah dilaksanakan oleh pihak Balittri kepada BPP Cisaat. Perwakilan dari Balittri terdiri dari Nur Kholilatul Izzah,S.P., M.P., Ph.D., Dr. Rr. Kurnia Dewi Sasmita, S.P., M.P., Lia Anggraini, S. I. Kom dan Muftikhatul Mu’awanah, S.T. Kegiatan tersebut mendapat sambutan baik dari tim penyuluh pertanian BPP Cisaat. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pertanian (UPTD), Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, dan koordinator BPP wilayah 1 Kabupatrn Sukabumi.

Kegiatan diawali oleh pembukaan oleh MC dan dilanjutkan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama oleh Nur Kholilatul Izzah,S.P., M.P., Ph.D.. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan beberapa hasil penelitian dari para peneliiti baik dari kelti pemuliaan, kelti ekofisiologi, maupun kelti hama dan penyakit tanaman. Diantara hasil penelitian tersebut yaitu pupuk hayati “Bio Pakuwon Fertilizer” dan Biopestisida “Biotris”. Sambutan yang kedua oleh Susilowati, S.P., M.P. selalu Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Kepala BPP pun menyambut baik kegiatan tersebut, karena dapat bertambah wawasan. Beliau berharap produk yang akan didiseminasikan dalam kegiatan sosialisasi dapat digunakan sebagai bahan pengkajian dan dijadikan bahan kontak ke petani. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Jeffry Efendi selaku Kepala UPTD. Dirinya menyambut baik produk yang akan disosialisasikan. Menurutnya, dengan adanya produk tersebut nantinya akan bermanfaat bagi para petani yang tergabung dalam kegiatan Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).  Sambutan terakhir sekaligus untuk membuka kegiatan disampaikan oleh Ina Sri Inayati selaku Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya disampaikan kurangnya implementasi hasil penelitian dari balai penelitian ke masyarakat secara langsung. Banyak produk yang bagus dan masyarakat tertarik namun terkendala secara komersil. Harapannya produk yang disampaikan oleh Balittri dapat diterima oleh masyarakat dan masyarakat dapat mendapat hasil guna dari produk hasil penelitian.

Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu penyampaian materi oleh Ibu Dr. Rr. Kurnia Dewi Sasmita, S.P., M.P.. Produk yang disampaikan yaitu pupuk hayati “Bio Pakuwon Fertilizer” dan Biopestisida “Biotris”. Pupuk hayati mengandung mikroba baik yang mampu memperkaya mikroba yang bermanfaat dalam tanah. Mikroba yang terkandung di dalam pupuk hayati yaitu Burkholdema ambitaria, Pseudochrobactrum saccharolyticum, fungi Aspergillus sp.. Mikroba tersebut bermanfaat untuk pelarutan P, penghasil fitohormon, decomposer, juga sebagai agen biokontrol. Biotris mengandung minyak kemiri sunan dan sereh wangi. Kandungan dalam biotris dapat membantu mengurangi kehilangan akibat PBK.

Setelah penyampaian materi, dilakukan sesi diskusi yang disambut antusias oleh para peserta yang hadir. Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta adalah mengenai cara pengaplikasian, kondisi optimal, karakteristik mikroba, waktu hingga perubahan dapat dilihat. Untuk pengaplikasian pupuk hayati dapat dilakukan secara langsung didekat perakaran atau saat awal tanam sehingga mikroba dapat berkembang bersama perakaran. Pupuk hayati bukan berfungsi untuk menggantikan pupuk organik/anorganik tapi untuk meningkatkan efektivitas dari pupuk yang telah diberikan sebelumnya. Pupuk hayati juga dapat membantu pengomposan. Pemberian pupuk hayati pada tanaman keras dilakukan 2 kali setahun yaitu saat awal musim hujan dan akhir musim hujan. Untuk biopestisida, aplikasinya dengan mencelupkan kapas pada larutan pekat dan disumbatkan pada lubang penggerek kemudian ditutup dengan pasak. Selain itu, dapat juga diaplikasikan dengan cara disemprot.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan yaitu pupuk hayati “Bio Pakuwon Fertilizer” dan Biopestisida “Biotris” dari Balittri ke Dinas Pertanian dan dilanjutkan dari Dinas Pertanian ke BPP Cisaat.