Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
baittri-siap-zi
Kaldu Emas
Pakar Kopi
Lapor.go.id
perpus_digital
LPSE
Kalender Tanam
Ejurnal
WBK
WBS
Sigap UPG
TV-TANI
PPID
SKM

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 54 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2243753
Berbagi Ilmu di Magelang PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Meynarti Sari Dewi Ibrahim   
Senin, 06 Desember 2021 07:30

Kegiatan diseminasi merupakan salah satu kegiatan utama Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) dalam upaya untuk menyampaikan inovasi dan teknologi yang sudah dihasilkan agar dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Kali ini, Balittri mendapat kesempatan untuk turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis di wilayah Kebun Tanggulrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 1-3 Desember 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Peneliti/pemulia Balittri, Dr. Meynarti Sari Dewi Ibrahim, SP, M.Si, diundang untuk menjadi narasumber dalam bimtek tersebut sekaligus mengevaluasi tanaman kopi Robusta di kebun yang akan diajukan sebagai kebun sumber benih.

Evaluasi dilakukan terhadap beberapa aspek antara lain lokasi kebun, drainase lahan, kemiringan, luasan lahan, jumlah populasi tanaman, serta komposisi di kebun. Sementara evaluasi untuk keberadaan tanaman simpang (off-type) tidak bisa dilakukan karena kebun baru saja dipangkas setinggi ± 1 m dan semua tunas air juga telah diwiwil. Dari hasil evaluasi didapatkan beberapa hal yang memerlukan klarifikasi dan tindak lanjut mengenai terkait keberadaan pertanaman kopi di kebun Tanggulrejo.


Dalam kesempatan ini, peneliti Balittri juga memberikan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan bagi kebun supaya dapat memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai kebun sumber benih. Untuk dapat ditetapkan, tidak hanya faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman perlu diperhatikan tetapi juga kelengkapan administrasi (dokumen) kebun. Dengan adanya hasil evaluasi dan rekomendasi dari peneliti Balittri, diharapkan bisa membantu dan mempermudah persiapan untuk pembentukan kebun sumber benih.

 

Artikel terkait