-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 872757
Balittri Mengikuti Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL) II di Kendari PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Administrator   
Selasa, 26 November 2013 10:41

Balittri mengikuti kegiatan Pekan Pertanian Spesifik Lokasi yang ke 2 di Kendari Sulawesi Tenggara, Kegiatan ini dibuka oleh Wakil menteri Pertanian Rusman Heriawan, dalam sambutannya mengatakan "kekhawatiran akan anjloknya pertumbuhan produksi pangan, mendorong pemerintah menjadikan ketahanan pangan nasional sebagai salah satu agenda prioritas". PPSL diadakan selama lima hari di kendari diharapakan bisa menjadi wahana apresiasi terhadap seluruh pelaku dan stakeholder pembangunan pertanian untuk bersinergi membangun pangan berkelanjutan.

Sulawesi Tenggara dengan luas wilayah 3.814.000 Ha terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan kemudian Sultra termasuk 3 besar provinsi penghasil Kakao di Indonesia. Peran inovasi teknologi dalam peningkatan produktivitas pertanian sangatlah penting, namun harus dilihat juga dari segi ekonomis dan syarat teknisnya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Haryono, mengatakan, keberanekaragaman pertanian spesifik lokasi merupakan poteni dalam percepatan target pembangunan pertanian nasional sebagaimana ditetapkan MP3EI. untuk menggali potensi teresbut, dukungan penerapan teknologi yang spesifik lokasi sangat menentukan\

"Dengan PPSL akan mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi teknologi pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan. termasuk pembelajaran berbasis agroekosistem juga menunmbuhkembangkan apresiasi dan minat generasi muda bidang pertanian" sebut Kepala Badan Litbang Pertanian. Kegiatan PPSL iniĀ  terdiri juga dari pameran-pameran, seminar dan workshop, ada juga Model kawasan Rumah Pangan Lestari yang sebelumnya telah dikembangkan Badan Litbang Pertanian