-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Ejurnal
Pakar Kopi
Saber Pungli
perpus_digital
Lapor.go.id
TV-TANI
pui-balittri
WBS
SKM
satu-layanan
PPID
WBK
Kalender Tanam
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 27 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1253213
Kopi dan Kakao Dianggap Cocok untuk Jawa Timur PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Administrator   
Senin, 06 Januari 2014 00:00

Surabaya - Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Teguh Wahyudi, mengatakan kopi dan kakao merupakan komoditas perkebunan yang paling dibutuhkan untuk mendukung keberadaan jalur lintas selatan Provinsi Jawa Timur. Jalur lintas selatan Jawa Timur memanjang sejauh 634,11 kilometer melintasi delapan kabupaten/kota, terbentang dari Banyuwangi hingga Pacitan.

Teguh mengingatkan permintaan kopi dan kakao, baik di pasar domestik maupun internasional, selalu meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk. "Dua komoditas perkebunan ini masih prospek dan stabil pada masa mendatang. Saya mendorong sepanjang jalur lintas selatan agar dijadikan kebun kopi dan kakao," kata Teguh di sela-sela lokakarya Pengembangan Ekonomi Jalur Lintas Selatan Jawa Timur Berbasis Kopi dan Kakao di Surabaya, Rabu, 30 Oktober 2013 

Menurut dia, Indonesia sudah dikenal sebagai salah satu produsen utama dunia untuk biji kopi dan kakao. Kebun kopi dan kakao di Jawa Timur, kata dia, termasuk salah satu wilayah yang memiliki peran penting dalam memenuhi suplai bahan baku biji kopi dan kakao bagi industri.

Pemerintah, kata dia, wajib memaksimalkan komoditas hasil bumi dengan menyesuaikan potensi alam di sepanjang jalur selatan. Ia yakin pengembangan kopi dan kakao memiliki nilai ekonomis, ekologi, sekaligus memberdayakan masyarakat desa di sepanjang jalur tersebut. "Wilayah jalur lintas selatan memiliki tipologi agroekosistem yang cocok untuk kedua komoditas tersebut," katanya.

 

Sumber : www.tempo.co