-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

perpus_digital
WBK
Lapor.go.id
Kalender Tanam
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi
WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
PPID

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 34 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1144963
Petani kakao di Mamuju beralih tanam jagung PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Administrator   
Senin, 26 Mei 2014 13:10

Hasil komoditi kakao di Desa Sidal, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kurang memuaskan. Para petani akhirnya ramai-ramai mengembangkan komoditi jagung."Sejak tanaman kakao tidak menghasilkan, kami langsung mengembangkan komoditi jagung untuk menyambung ekonomi keluarga. Apalagi, pemerintah daerah telah ikut memberikan bantuan bibit jagung," kata anggota Kelompok Tani Sidal, Kecamatan Sampaga, Bahri, seperti dikutip dari antaranews, Jum'at (23/5).Menurut Bahri, keputusan petani sudah tepat. Karena komoditi kakao yang sebelumnya diharapkan bisa menunjang ekonomi ternyata tidak bisa diharapkan lagi. Bahri mengatakan, awalnya kelompok tani hanya mencoba menanam bibit jagung sebanyak 5 kilogram. Namun tidak disangka hasilnya saat musim panen bisa mencapai 2 ton.

"Sebenarnya kami dulu hanya melakukan penanaman percobaan saja, namun setelah melihat hasilnya, Alhamdulillah melebihi dua ton," ujarnya. Yang menjadi persoalan, lanjut dia, karena harga jagung pipilan kering mengalami penurunan sehingga berdampak pada pendapatan petani. "Pada awal Januari 2014 yang lalu, harga jagung pipilan kering hanya sekitar Rp3.000 per kilogram," ungkapnya. Bahkan sekarang ini, harganya terus anjlok hingga Rp2.000 hingga Rp2.500 per kilogram. Meski harganya relatif murah, Bahri tetap bersyukur karena telah mampu menyambung ekonomi keluarga.

Sumber : merdeka.com