-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 872742
Ekspor Kakao Sulteng Kian Terpuruk PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Administrator   
Selasa, 19 Agustus 2014 07:44

Posisi kakao yang tahun-tahun sebelumnya merupakan komoditi ekspor andalan Sulteng makin terpuruk. Buktinya, sepanjang tahun 2014 ini , ekspor kakao dari Sulteng hanya pada bulan Maret saja.

“Bulan Juni Sulteng tidak ada eskpor kakao, yang ada hanya bulan Maret saja. Padahal kakao adalah komoditi andalan ekspor Sulteng,” ujar kepala BPS Sulteng JB Priyono di kantornya, kemarin.
Priyono mengungkapkan, berdasarkan informasi yang didapatkan dari instansi terkait, beberapa waktu terakhir ini sedang dilakukan peremajaan secara besar-besaran terhadap tanaman kakao di Sulteng. Hal inilah yang menyebabkan kurangnya produksi kakao Sulteng yang berdampak pada kurangnya ekspor kakao dari Sulteng.
Sementara itu, secara umum bulan Juni 2014 nilai ekspor Sulteng mengalami penurunan cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya (bulan Mei 2014). Selama Juni 2014, nilai ekspor Sulteng tercatat hanya senilai US$ 0,53 juta. Mengalami penurunan sebesar US$ 0,17 juta atau 24,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
“Selama Januari-Juni 2014, nilai ekspor Sulteng tercatat US$ 48,04 juta, melalui pelabuhan-pelabuhan di Sulteng sebesar US$ 41,96 juta dan melalui pelabuhan di provinsi-provinsi lain sebesar US$ 6,08 juta,” sebutnya. Dan Pelabuhan Pantoloan tercatat sebagai pelabuhan muat terbesar di Sulteng. Pada bulan Juni Pelabuhan Pantoloan berperan senilai US$ 0,11 juta atau 20,76 persen dari total nilai ekspor Sulteng.
Kontribusi terbesar terhadap ekspor selama Juni 2014 juga sudah bergeser dari sebelumnya kakao menjadi bijih, kerak dan abu logam atau nikel. Dan mulai bulan Juni kelompok ikan dan udang menempati posisi sebagai komoditi ekspor utama Sulteng. Nilainya mencapai US$ 0,26 juta atau 49,06 persen dari total nilai ekspor Sulteng.

“Sementara, negara tujuan utama ekspor selama Juni 2014 adalah Amerika Serikat, yakni mencapai US$ 0,17 juta atau 32,08 persen dari total nilai ekspor Sulteng,” pungkasnya.

Sumber : http://www.radarsulteng.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/42/15880