Warning: Wrong parameter count for array_unique() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1111

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/facebooklikeandshare.php on line 1112
Koordinasi Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Lingkup Badan Litbang Pertanian 2015
Koordinasi Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Lingkup Badan Litbang Pertanian 2015 Cetak
Artikel
Oleh Arifa Chan   
Senin, 31 Agustus 2015 09:00

Bandung - Koordinasi Pengelola Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan), pada tanggal 26-28 Agustus 2015, mengusung tema "TIK untuk Pembangunan Pertanian Indonesia". Acara tersebut dihadiri oleh 103 orang peserta, yang terdiri dari penanggung jawab dan pengelola TIK di Unit Kerja (UK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Balitbangtan.

Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr. menyampaikan perkembangan Informasi Geospasial dan Analisis Sistem (IGAS) Litbang Pertanian pada sesi pembukaan, yang dilanjutkan pemaparan aplikasi dan data yang telah dikembangkan oleh UK dan UPT di lingkup Balitbangtan. Beberapa diantaranya adalah BBSDLP (Katam, SI Sultan), BB Biogen (Plasma Nutfah, IAARD Genome Center), peta sebaran SDG, BBP2TP (SI UPBS, SI pelaporan), PUSTAKA (E-jurnal, Repository, simpertan), Puslitbangbun (SITTN, Database Komoditas perkebunan), Puslitbang Hortikultura (SDG Hortikultura, UPBS Hortikultura).

Acara dilanjutkan dengan laporan perkembangan TIK di tiap-tiap UK/UPT, kritik dan saran sistem TIK Balitbangtan yang sedang berjalan atau yang dikembangkan saat ini, forum diskusi pengembangan TIK terkait prospek dan kendala pengembangannya di masing-masing UK/UPT, serta rencana pengembangan TIK lingkup Balitbangtan yang terintegrasi.

Koordinas TIK Balitbangtan Bandung 2015

Di sesi akhir pemaparan, Dr. Ir. Haryono, M.Sc selaku Koordinator Tim IGAS Balitbangtan menyampaikan pentingnya TIK dalam mendukung pembangunan pertanian Indonesia, dan menjadi sasaran pengembangan sistem informasi di lingkup Balitbangtan. Semua pihak perlu merubah paradigma dengan mengedepankan "apa yang bisa TIK lakukan dalam mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan ataupun diseminasi inovasi pertanian", tidak hanya terbatas dalam pengembangan atau pengelolaan website dan jaringan saja. Beliau menambahkan, hasil litbang harus diterapkan secara massive di lapangan secara kreatif dan inovatif yang bersifat meningkatkan efisiensi dengan semangat “Innovate".

 

Acara ditutup oleh Dr. Ir. Rohlini, M.S mewakili Sekretaris Balitbangtan Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng. Dalam kesempatan tersebut, rumusan yang dapat diperoleh pada koordinasi pengelola TIK lingkup Balitbangtan disampaikan secara langsung melalui teleconference. Langkah berikut yang menjadi rencana pengembangan TIK lingkup Balitbangtan merupakan lanjutan dan pembaruan beberapa aplikasi antara lain:

  1. Pengembangan Sistem Informasi Agromap Info.
  2. Pengembangan Sistem Informasi Perbenihan (Produksi, Distribusi dan Stok Benih) untuk 7 komoditas strategis (Padi, Jagung, Kedelai, Bawang Merah, Cabai, Tebu, dan Daging).
  3. Pengembangan Sistem Informasi Taman Teknologi Pertanian (TTP) dan Taman Sains Pertanian (TSP).
  4. Pengembangan Sistem Informasi Inovasi Teknologi Pertanian (Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian).
  5. Pengembangan Staff Site masing-masing UK/UPT

Beberapa hal yang menjadi poin penting pada rumusan menyebutkan bahwa dalam rangka meningkatkan pengembangan TIK lingkup Balitbangtan perlu diadakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sarana/prasarana Teknologi Informasi (IT) yang mendukung knowledge management. Dalam hal ini, strategi yang bisa dilakukan adalah pengembangan kapasitas SDM melalui berbagai pelatihan secara terus menerus dan terprogram.

Untuk itu diperlukan pemetaan kapasitas SDM bidang TIK di UK/UPT lingkup Balitbangtan dan kebutuhan jenis pelatihan berdasarkan kebutuhan organisasi. Selain itu, perlunya dilakukan kajian infrastruktur komunikasi data dan informasi karena hal ini cukup vital dalam mendukung keberhasilan pemanfaatan TIK, serta perlunya dukungan sarana komunikasi yang modern sehingga penyebaran/diseminasi inovasi teknologi pertanian dapat dilakukan secara cepat dan tepat. (Arifa Chan dan Eko Heri Purwanto)