-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Lapor.go.id
PPID
SKM
Saber Pungli
satu-layanan
perpus_digital
WBK
WBS
Sigap UPG
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 51 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 842668
Target Pengembangan Inovasi Teknologi Perkebunan pada TTP Bombana PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Sabtu, 11 Juni 2016 12:55

Taman Teknologi Pertanian (TTP) merupakan wahana implementasi inovasi teknologi pertanian hulu-hilir yang bersifat aplikatif dan spesifik lokasi dengan melibatkan stake holders terkait.  Salah satunya adalah TTP Bombana yang terletak di desa Ranokomea, kecamatan Poleang Barat, kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. TTP tersebut berbasis komoditas unggulan  kelapa, kakao dan ternak sapi.

MoU TTP Bombana

Terkait dengan hal tersebut, pada tanggal 10 Juni 2016 telah dilakukan penandatangan MoU pembangunan TTP Bombana antara Balitbangtan dengan Pemda Bombana oleh Kabalitbangtan dan Bupati Bombana. Pada waktu bersamaan, Kabalitbangtan berkesempatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan TTP Bombana serta penanaman simbolis kelapa kopyor yang juga diikuti oleh Bupati Bombana.

Target pengembangan TTP Bombana, adalah:

  1. "Kawasan pintar" spesifik yang dikelola secara profesional, dicirikan oleh kegiatan pertanian modern, secara mandiri dan berkelanjutan,
  2. Penerapan praktik pertanian yang baik dari hulur sampai hilir,
  3. Sebagai pusat bisnis pertanian yang menghidupi petani sekitarnya dan pengelolaannya melalui pengembangan kerjasama dengan dunia usaha,
  4. Penyediaan fasilitas pelatihan, magang, pengembangan inkubator agribisnis, dan menjadi salah satu tujuan wisata pertanian di kabupaten Bombana.

Khusus untuk komoditas yang menjadi mandat Balittri, yaitu kakao, dalam TTP tersebut ditargetkan pada pengembangan inovasi teknologi yang meliputi: peremajaan, rehabilitasi fermentasi biji, dan pembuatan produk olahan kakao. (Syafaruddin)

 

Artikel terkait